Connect with us

Ekonomi

Pulang Dari 3 Negara, Presiden Jokowi Bawa Pulang Investasi Rp 185 Triliun

Diterbitkan

pada

Presiden Jokowi Bawa Pulang Investasi Rp 185 Triliun

Pulang Dari 3 Negara, Presiden Jokowi Bawa Pulang Investasi Rp 185 Triliun (Foto: BPMI Setpres)

FAKTUAL-INDONESIA: Di bulan Juli 2022, Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) telah menyelesaikan kunjungan kerja ke tiga negara Asia Timur, yakni China, Jepang, dan Korea Selatan.

Dalam kunjungan ke tiga negara tersebut, Jokowi diklaim berhasil membawa “oleh-oleh” investasi yang nilainya cukup fantastis yakni mencapai 185 triliun, usai bertemu dengan invetor besar di Jepang dan Korea Selatan.

Berikut cerita lengkap Presiden Jokowi bawa pulang investasi Rp185 triliun

1. China

Presiden Jokowi Bawa Pulang Investasi Rp 185 Triliun

Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden RRT Xi Jinping, di Villa 14, Diaoyutai State Guesthouse, Beijing, Selasa (26/07/2022). (Foto: BPMI Setpres)

Cerita Presiden Jokowi bawa pulang investasi Rp 185 triliun diawali dengan kunjungan kerja mengunjungi China Selasa (26/7/2022) dan bertemu Presiden China Xi Jinping dan Perdana Menteri China Li Keqiang. Dalam pertemuan tersebut, menghasilkan beberapa kesepakatan kedua negara.

Keduanya sepakat membawa komitmen memperkuat kerja sama ekonomi baik di bidang perdagangan maupun investasi yang saling menguntungkan.

Baca juga: Xi Jinping kepada Presiden Jokowi, Yang Mulia yang Pertama Diterima setelah Olimpiade Musim Dingin

“Cina adalah mitra strategis komprehensif Indonesia. Kita harus mengisi kemitraan tersebut dengan kerja sama yang menguntungkan untuk negara kita, dan sekaligus untuk kawasan dan dunia,” kata Jokowi dalam keterangannya dikutip laman Setkab, Minggu (31/7/2022).

Advertisement

Akan tetapi, tidak disebutkan berapa total nilai investasi dan perdagangan yang disepakati. Namun, pertemuan Indonesia-China, ada sejumlah kesepatakan, diantaranya

  • Meningkatkan impor 1 juta ton minyak sawit mentah dari Indonesia
  • MoU Kerja sama Pengembangan dan Penelitian Vaksin dan Genomika
  • Protokol mengenai Ekspor Nanas Indonesia, hingga
  • Rencana Aksi Kerja Sama Pengembangan Kapasitas Keamanan Siber dan Teknologi.

2. Jepang

Presiden Jokowi Bawa Pulang Investasi Rp 185 Triliun

Presiden Jokowi bertemu dengan sejumlah CEO perusahaan Jepang di Imperial Hotel, Tokyo, Jepang, Rabu (27/07/2022). (Foto: BPMI Setpres)

Jokowi melanjutkan kunjungan kerjanya menuju Jepang pada Rabu (27/7/2022) untuk bertemu dengan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida. Kedua negara sepakat memperkuat kerja sama di bidang perdagangan dan investasi, salah satunya adalah pembaharuan kemitraan ekonomi Indonesia-Jepang (IJEPA).

Di Negeri Sakura, Jokowi juga bertemu CEO Perusahaan atau petinggi perusahaan besar. Sebut saja seperti, CEO Toyota Motor Corp Akio Toyoda, CEO Sojitz Corp Masayoshi Fujimoto, CEO Mitsubishi Corp Katsuya Nakanishi, CEO Mitsubishi Motors Corp Takao Kato, dan CEO Denso Corp Koji Arima.

Baca juga: Presiden Jokowi Bertemu PM Kishida di Tokyo, Perkuat Perdagangan dan Investasi

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi ternyata membawa komitmen investasi senilai US$ 5,7 miliar atau setara Rp 85 triliun dari perusahaan Jepang.

“Saya sangat menghargai kualitas investasi Jepang. Namun, saya juga berharap investor Jepang mempertimbangkan competitiveness-nya. Sehingga dapat bersaing dengan investor lain di Indonesia,” ujar Presiden dalam keterangan dikutip dari laman resmi Setkab.

3. Korea Selatan

Presiden Jokowi Bawa Pulang Investasi Rp 185 Triliun

Presiden Jokowi dan Presiden Yoon Suk-yeol, di Kantor Kepresidenan Yongsan, Seoul, Kamis (28/07/2022) (Foto: BPMI Setpres)

Kemudian, cerita Presiden Jokowi bawa pulang investasi Rp 185 Triliun dilanjutkan dengan kunjungan luar negeri menuju Korea Selatan Pada Kamis (28/7/2022) dan melakukan pertemuan Presiden Yoon Suk Yeol.

Keduanya secara langsung menyaksikan kerja sama antara Kementerian Investasi/BKPM dengan Kementerian Perdagangan, Perindustrian, dan Energi Republik Korea untuk meningkatkan investasi hijau berkelanjutan.

Advertisement

Setelah itu, protokol perubahan MoU antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia dengan Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Republik Korea tentang kerja sama teknis pemindahan dan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN).

Ketiga, MoU antara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Korea tentang kerja sama maritim.

Sebelum bertemu dengan Presiden Korea Selatan, Jokowi juga sempat melakukan pertemuan dengan para CEO negara tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi berhasil mengikat komitmen investasi 10 investor besar sebesar US$ 6,72 miliar atau setara Rp 100,6 triliun.

Baca juga: Temui Para CEO Korea Selatan, Jokowi: Regulasi Investasi di Indonesia Mudah

“Saya tadi tidak mendengarkan keluhan-keluhan yang berat yang mungkin terjadi di lapangan. Tetapi apabila ada masalah-masalah tolong disampaikan kepada Menteri Investasi Pak Bahlil atau kepada Pak Menko Maritim dan Investasi, kalau ada masalah,” ujar Jokowi.

Kalau mentok berdua ini tidak bisa menyelesaikan bisa ke saya, baik yang berkaitan dengan izin-izin, baik yang mungkin berkaitan dengan imigrasi dan lain-lainnya,” sambungnya.

Advertisement

Adapun 10 pimpinan perusahaan yang hadir dalam pertemuan tersebut, yaitu CEO of Posco Kim Hag- dong, Vice Chairman/CEO of Lotte Chemical Kim Gyo-hyun, Vice Chairman/CEO of LG Corp Brian Kwon, Chairman of CJ Group Sohn Kyung-Sik, Chairman of LS Group Koo Ja-Eun, Vice Chairman/CEO of GS E&C Lim Byeong-yong, CEO of Samsung Electronics Roh Tae-moon, CEO of LX Holdings Roh Jin-seo, Chairman of Taekwang Park Joo-hwan, Chairman of KCC Glass Mong-ik Chung, serta turut hadir Duta Besar Republik Korea untuk Republik Indonesia Park Tae-sung.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement