Connect with us

Ekonomi

DPRD Jakarta Dorong Tarif Masuk Ragunan Naik Jadi Rp10.000, Siapa Yang Setuju?

Diterbitkan

pada

Tiket masuk ke Kebun Binatang Ragunan Jakarta diusulkan jadi Rp 10.000. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA :  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jakarta mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta segera menyesuaikan tarif masuk Taman Margasatwa Ragunan dari saat ini sekitar Rp3.000–Rp4.000 menjadi Rp10.000. Kenaikan tarif dinilai dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan sekaligus mengurangi ketergantungan Ragunan terhadap subsidi APBD.

Ketua Komisi C DPRD Jakarta Dimaz Raditya mengatakan usulan kenaikan tarif tersebut sebenarnya telah dibahas sejak tahun lalu, tetapi hingga kini belum terealisasi. Menurut dia, tarif sekitar Rp10.000 masih tergolong terjangkau bagi masyarakat.

“Wacana ini sebenarnya sudah dari tahun lalu. Tetapi sejauh ini belum ada perkembangan, makanya kami mendorong supaya ini bisa dipercepat,” ujar Dimaz di Ragunan, Kamis (3/9/2026).

Dimaz menilai penyesuaian tarif perlu diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan manfaat yang lebih besar dari kenaikan harga tiket tersebut.

“Dengan catatan kami juga mendorong supaya kenaikan tarif ini juga tentunya meningkatkan pelayanan juga ke masyarakat,” katanya.

Menurut dia, tarif baru yang diusulkan masih relatif murah dibandingkan tiket masuk sejumlah destinasi wisata populer lainnya di Jakarta, seperti Taman Impian Jaya Ancol dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Advertisement

Sementara itu, Kepala UP Taman Margasatwa Ragunan Endah Rumiyati mengatakan operasional Ragunan saat ini masih sangat bergantung pada dukungan pemerintah. Sekitar 70 persen biaya operasional kebun binatang tersebut masih ditopang subsidi APBD.

Endah menyebut pendapatan Ragunan saat ini sekitar Rp30 miliar per tahun dan belum mencukupi untuk membiayai seluruh kebutuhan operasional secara mandiri.

“Dengan saat ini kita masih di 70 persen subsidi pemerintah. Jadi pendapatan kita per tahun itu kurang lebih Rp30 miliar,” ujar Endah.

Ia menjelaskan, penyesuaian tarif tidak semata-mata ditujukan untuk meningkatkan pendapatan, tetapi juga untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik di Taman Margasatwa Ragunan.

Apabila usulan tersebut terealisasi, kenaikan tarif diharapkan dapat mendukung pengembangan Ragunan menjadi kebun binatang yang lebih modern sekaligus meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung.***

Advertisement

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement