Connect with us

Ekonomi

Di Wilayah Daop 6 Yogyakarta, Jumlah Penumpang Tertinggi Terjadi di Stasiun Yogyakarta

Diterbitkan

pada

 

Penumpang KA masih memadati stasiun di wilayah Daop 6 Yogyakarta. (Foto: istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA:  Selama arus Lebaran, PT KAI Daop 6 Yogyakarta, mencatat jumlah penumpang turun dan naik tertinggi terjadi di Stasiun Yogyakarta.

Secara total, selama masa angkutan Lebaran, data sementara tercatat sebanyak 98.676 penumpang turun dan 96.445 penumpang naik di Stasiun Yogyakarta. Sedangkan di Stasiun Lempuyangan tercatat sebanyak 57.458 penumpang turun dan 58.889 penumpang naik.

“Untuk Stasiun Solobalapan, data sementara tercatat ada 49.776 penumpang turun dan 42.011 penumpang naik,” jelas Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Supriyanto, Kamis (5/5/2022).

Sementara itu untuk penumpang naik di stasiun wilayah Daop 6 Yogyakarta, data sementara pemesanan selama angkutan Lebaran dari 22 April – 13 Mei sudah tercatat ada 263.034 penumpang atau mencapai 93 persen dari program volume sebanyak 282.926 penumpang.

Advertisement

“Kami mengimbau penumpang datang lebih awal ke stasiun agar tidak ketinggalan kereta,” jelasnya lagi.

Selain itu, Supriyanto mengataka penumpang kereta pun harus tetap mematuhi persryaratan protokol kesehatan yang telah ditetapkan berdasarkan aturan pemerintah.

Penumpang KA jarak jauh  wajib memenuhi persyaratan seperti  jika sudah vaksin ketiga (booster) tidak perlu menunjukkan hasil negatif screening Covid-19, jika baru vaksin kedua wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen 1×24 jam atau tes RT-PCR 3×24 jam, jika vaksin pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR 3×24 jam.

Tidak/belum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah dan hasil negatif tes RT-PCR 3×24 jam. Pelanggan berusia 6-17 tahun yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua tidak diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen.

Pelanggan berusia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen atau RT-PCR namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan.

Advertisement

“Mari kita tetap patuhi protokol kesehatan agar mudik dengan kereta api tetap selamat, aman, nyaman, dan sehat,” pungkasnya.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement