Connect with us

Ekonomi

PLN Siap Penuhi Kebutuhan Listrik Tjiwi Kimia

Diterbitkan

pada

Foto: Istimewa

FAKTUALid – Perusahaan Listrik Negara (PLN) memastikan kesiapannya untuk memasok kebutuhan listrik PT Tjiwi Kimia di Jawa Timur. Komitmen ini dituangkan dalam penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) yang sudah dilakukan kedua belah pihak.

Menurut Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini, kerja sama ini saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. “Bagi PLN, melalui kerja sama insentif captive selain dapat memenuhi kebutuhan listrik Tjiwi Kimia, juga dapat meningkatkan produktivitas sistem kelistrikan PLN,” ujarnya, dalam keterangan pers, Rabu (9/6/2021).

Melalui perjanjian ini, PLN dan Tjiwi Kimia sepakat atas pasokan listrik tambahan dari PLN kepada Tjiwi Kimia atas penonaktifan operasional captive power (pembangkit mandiri) sebesar 1 x 30 MW, dengan pemberian insentif tarif yang memadai.

Kerja sama itu, kata dia, membuktikan komitmen perusahaan plat merah ini untuk terus berupaya memenuhi kebutuhan listrik, memberikan pelayanan terbaik dan menjadi motor penggerak kegiatan ekonomi. Kebijakan ini juga selaras dengan agenda transformasi yang mengubah PLN menjadi demand driven organization.

PLN meyakini, kondisi pasokan listrik yang cukup merupakan motor untuk menggerakkan roda perekonomian. Melalui inovasi layanan, PLN berupaya menjadikan surplus listrik menjadi solusi energi yang terbaik bagi pelanggan khususnya segmen Industri dan Bisnis.

Salah satu solusi energi yang dihadirkan bagi pelanggan Industri adalah dengan penyediaan insentif memadai melalui Layanan Insentif Tarif Progresive Captive Power Acquisition. “Melalui layanan ini, pelanggan yang bersedia mengalihkan penggunaan listrik mandiri dari pembangkitnya ke listrik PLN akan mendapatkan insentif tarif listrik sekaligus keandalan pasokan listrik secara penuh dari PLN,” ujarnya.

Advertisement

Pihaknya bertekad akan terus berupaya memperkuat sistem agar mampu memperluas dukungan kepada industri, kawasan, sentra perekonomian maupun UMKM agar sama-sama dapat tumbuh bersama dan produktif bersama membangun bangsa.

Sementara, Direktur Utama Tjiwi Kimia, Suhendra Wiriadinata mengatakan bahwa program inovasi dari PLN ini, merupakan salah satu wujud sinergi nyata antara PLN dengan industri bubur kertas dan kertas. Ini dilakukan dalam rangka percepatan pertumbuhan ekonomi dan ketahanan industri dalam negeri pasca pandemik, seperti yang dicanangkan oleh Pemerintah Indonesia.

Kerja sama ini, diharapkan akan menjadi langkah awal upaya bersama yang akan memberikan nilai tambah bagi seluruh pihak. “Tak hanya di Tjiwi, program serupa bisa kita coba replikasi di Indah Kiat di Perawang – Riau, Pindo Deli 1-2-3 dan rencana pabrik Pindo Deli ke-4 di Karawang – Jabar, maupun di pabrik-pabrik kami lainnya,” ujarnya.

Tak hanya itu, melalui kerja sama ini pihaknya juga meyakini dapat menambah ketahanan dan keandalan pasokan listrik serta meningkatkan daya saing di tengah industri bubur kertas dan kertas yang semakin meningkat.  

Industri bubur kertas dan kertas Indonesia saat ini, berada di posisi ketiga terbesar di Asia dan keenam di dunia, dan akan terus tumbuh di era e-commerce serta meningkatnya kebutuhan hygiene dan sanitasi seperti sekarang ini.

Advertisement

Hal senada juga disampaikan Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Ditjen Gatrik Kementerian ESDM, Ida Nuryatin Finahari saat membacakan sambutan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Rida Mulyana. Dirinya juga berharap program inovasi layanan dari PLN dapat memberikan manfaat bagi pelanggan dan juga PLN.(Akbar Surya)***

Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement