Connect with us

Ekonomi

Menkop-UKM Teten Masduki Dukung Usaha Mahasiswa ITS Melalui NIB Sistem OSS

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki turut hadir memberikan sambutan dalam acara di Graha Sepuluh Nopember ITS

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki turut hadir memberikan sambutan dalam acara di Graha Sepuluh Nopember ITS

FAKTUAL-INDONESIA: Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop-UKM) Teten Masduki mendukung usaha mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya melalui Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai izin usaha dengan sistem “Online Single Submission” (OSS).

Saat hadir dalam acara Penerbitan dan Pembagian NIB Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) Perseorangan di Graha ITS di Surabaya, Rabu, Menkop-UKM Teten Masduki mengungkapkan, banyak pelaku UMK yang kesulitan dalam mengakses bantuan perbankan dan memperluas kerja sama usaha karena usaha miliknya belum berbadan hukum.

“Dengan adanya NIB, pelaku UMK lebih mudah menjalin kerja sama dengan perusahaan besar serta mendapat kemudahan bantuan dana baik dari pemerintah maupun perbankan,” kata Menkop-UKM Teten Masduki.

Selain Menkop-UKM Teten Masduki dua menteri lainnya juga mendukung usaha mahasiswa ITS itu. Kedua menteri itu  masing-masing Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan penerbitan dan pembagian NIB ini merupakan kesempatan bagi pelaku UMK dalam mengembangkan usahanya dengan mudah.

Advertisement

Erick berpesan agar para pelaku UMK lainnya dapat turut memaksimalkan program pemerintah ini.

“Pastikan untuk selalu berjuang demi masa depan yang lebih baik dan jangan takut, sebab pertumbuhan ekonomi Indonesia terus mengalami kenaikan,” ujarnya.

Di tempat sama, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyatakan pihaknya selalu siap mempermudah masyarakat dalam mengurus perizinan usaha.

“Pengembangan program visioner seperti ini sangat perlu dilakukan untuk kemajuan bangsa ke depannya,” ucap dia.

Sementara itu, Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan program ini.

Advertisement

Dengan dipermudahnya segala urusan perizinan, kata dia, maka akan lebih mudah juga bagi pemerintah provinsi dalam menyinkronkan program-program daerah.

“Acara ini sekaligus pembangkit semangat bagi seluruh pelaku UMK yang sempat merasakan dampak ekonomi pandemi COVID-19,” tutur orang nomor dua di Pemprov Jatim tersebut.

Rektor ITS Prof. Mochamad Ashari pada kesempatan sama mengatakan bahwa sistem OSS ini sangat membantu mahasiswa dalam mendapatkan izin usaha.

Rektor yang akrab disapa Ashari ini berharap ke depannya akan lebih banyak mahasiswa ITS yang bisa mendaftarkan usahanya lewat sistem visioner ini.

“Mahasiswa yang telah mendapatkan NIB ini harapannya dapat mendorong teman-teman lainnya untuk memaksimalkan kesempatan ini,” kata dia. ***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement