Connect with us

Ekonomi

Legislator Ingatkan Erick Thohir tidak Berpuas Diri, Banyak BUMN dan Anak Perusahaannya Terus Alami Kerugian

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Anggota Komisi VI DPR RI Rudi Hartono Bangun minta Pemerintah tindak tegas perusahaan BUMN yang masih merugi

Anggota Komisi VI DPR RI Rudi Hartono Bangun minta Pemerintah tindak tegas perusahaan BUMN yang masih merugi

FAKTUAL-INDONESIA: Capaian selama tiga tahun terakhir, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berkontribusi memberikan penghasilan kepada negara sebesar Rp1.200 triliun memang layak diapresiasi.

Namun Menteri BUMN Erick Thohir tidak lantas berpuas diri, sebab selama ini banyak BUMN dan anak perusahaannya yang masih terus mengalami kerugian dengan pengeluaran yang besar, sehingga harus meminta tambahan anggaran melalui Penyertaan Modal Negara (PMN).

Apresiasi dan peringatan agar Erick Thohir tidak lantas berpuas diri, sebab selama ini banyak BUMN dan anak perusahaannya yang masih terus mengalami kerugian itu dilontarkan oleh Anggota Komisi VI DPR RI Rudi Hartono Bangun.

“Tapi juga ingat masih banyak BUMN dan anak cucu BUMN yang membuat kerugian dan pengeluaran jumbo. Sehingga jika dihitung secara kasarnya, BUMN yang untung triliunan dan menyumbang untuk negara ada beberapa, tapi lebih banyak lagi BUMN yang merugikan negara dan harus ditutupi juga dengan PMN dari negara,” wanti-wanti legislator dapil Sumatera Utara III tersebut.

Oleh karenanya, Rudi meminta Menteri BUMN untuk dapat melihat kinerja BUMN secara menyeluruh dan menindak tegas BUMN dan anak perusahaannya yang masih menimbulkan kerugian bagi negara. “Jadi harus ada tindakan tegas dari Menteri BUMN dalam melihat kinerja seluruh BUMN. Tidak hanya beberapa BUMN, tapi ke anak dan cucu yang menggerogoti keuntungan induk BUMN selama ini,” tegas politisi Partai NasDem ini seperti dipantau dari Parlementaria, Selasa (12/7/2022)..

Advertisement

Sebelumnya, dalam rapat kerja dengan Komisi VI pada Senin (4/7/2022) lalu, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, selama tiga tahun terakhir akumulasi kontribusi BUMN kepada negara mencapai Rp1.200 triliun. Angka tersebut berarti kontribusi BUMN meningkat sebesar Rp50 triliun setiap tahunnya. Sementara itu di sisi lain, Komisi VI telah menyetujui PMN kepada 10 BUMN dengan total Rp73,26 triliun.

Rudi Hartono Bangun menilai kinerja Menteri BUMN Erick Thohir dalam memimpin Kementerian BUMN selama ini layak untuk diapresiasi. Untuk itu, menurutnya, BUMN-BUMN penyumbang laba dan dividen bagi negara harus diberikan reward atas kerja kerasnya selama ini, agar semakin terpacu dalam memberikan pelayanan terbaiknya.

“Kinerja Menteri BUMN layak diapresiasi, dan BUMN-BUMN penyumbang laba dan dividen bagi negara harus diberikan reward agar lebih berpacu dan dihargai,” ujar Rudi. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement