Lifestyle
6 Penyebab Vagina Berbau, Perlu Anda Perhatikan Sebelum Terlambat
foto ilustrasi: istimewaFAKTUALid – Setiap wanita memiliki aroma vagian yang berbeda-beda. Aroma vagina yang sehat dan normal umumnya sedikit asam seperti cuka, tetapi tidak menyengat. Namun, jika berbau amis dan bertahan lama, kemungkinan ada masalah yang terjadi pada vagina anda. Ada beberapa penyebab vagina berbau yang perlu anda perhatikan mulai sekarang.
Bau vagina yang asam seperti cuka itu wajar terjadi. Aroma asam tersebut berasal dari bakteri baik yang hidup secara alami di dalam vagina serta cairan yang diproduksi oleh vagina. Kebiasaan buruk wanita yang sering dilakukan juga dapat mempengaruhi aroma vagina.
Berikut beberapa penyebab vagina berbau yang sudah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber
Daftar isi
1. Salah Menggunakan Celana Dalam
Penyebab vagina berbau yang pertama adalah salah menggunakan celana dalam. Tidak hanya jarang mengganti celana dalam, salah dalam menggunakan celana dalam juga dapat menyebabkan vagian anda memiliki aroma yang tidak sedap.
Hal ini sering terjadi apabila anda menggunakan celana dalam yang terlalu ketat atau berbahan yang tidak menyerap keringat. Tidak hanya itu, menggunakan celana dalam model thong (g-string) juga dapat membuat area vagina anda mengalami iritasi dan memungkinkan penumpukkan bakteri di sekitarnya.
Untuk menghindari hal tersebut, anda dapat memilih celana dalam wanita yang tepat, yaitu yang berbahan katun dan menyerap keringat serta nyaman untuk anda gunakan.
Baca juga: Sering Mengalami Vagina Gatal? Kenali 7 Penyebabnya
2. Jarang Mengganti Celana Dalam
Penyebab vagina berbau yang kedua adalah jarang mengganti celana dalam. Sama seperti bagian tubuh lainnya, vagina juga perlu anda bersihkan secara rutin apalagi area ini selalu tertutup.
Kebiasaan jarang mengganti celana dalam dapat membuat vagina menjadi lembap sehingga menyebabkan adanya penumpukan bakteri. Apalagi jika anda seharian beraktivitas yang membuat keringat mengalir deras, bakteri bisa menumpuk lebih banyak.
Jika kebiasaan ini tidak anda ubah, jangan heran jika vagina anda mengeluarkan bau tidak sedap dan menyengat dari biasanya. Oleh karena itu, biasakan untuk rutin mengganti celana dalam setidaknya dua kali sehari atau mungkin lebih jika anda mudah berkeringat.
Baca juga: Cara Mengatasi Keputihan. Pilih Secara Medis Atau Alami?
3. Makanan yang Anda Konsumsi
Penyebab vagina berbau yang ketiga adalah makanan yang anda konsumsi. Terkadang, ada beberapa makanan sehari-hari yang dapat menyebabkan bau badan dan vagina. Beberapa makanan yang sudah terbukti dapat membuat vagina beraroma tidak sedap adalah bawang putih, kopi, ikan dan asparagus.
Makanan-makanan ini disebut dapat menyebabkan penumpukan bakteri, mengubah pH vagina, serta meningkatkan risiko jamur pada vagina. Akibatnya, vagina akan menimbulkan aroma tidak sedap.
4. Perubahan Hormon
Penyebab vagina berbau yang keempat adalah perubahan hormon. Perubahan hormon juga bisa menjadi penyebab vagina beraroma tidak sedap. Biasanya hal ini terjadi karena melakukan terapi hormon atau penggunaan pil KB.
Adapun kedua hal tersebut mempengaruhi pH vagina sehingga dapat menyebabkan vagina berbau. Selain itu, menurunnya kadar hormon estrogen saat menopause juga dapat meningkatkan risiko infeksi jamur dan bacterial vaginosos. Adapun kedua hal tersebut dapat menimbulkan bau pada vagina.
5. Mengkonsumsi Obat-obatan tertentu
Penyebab vagina berbau yang kelima adalah mengkonsumsi obat-obatan tertentu. Mengkonsumsi antibiotik dan antihistamin menjadi salah satu penyebab vagina berbau tidak sedap. Obat antibiotik yang anda minum dapat mengacaukan keseimbangan bakteri yang terdapat dalam vagina sehingga terkadang bau dapat muncul.
Sementara obat antihistamin dapat menyebabkan produksi cairan alami vagina berkurang. Akibatnya, vagina menjadi kering dan rentan terhadap infeksi yang menjadi penyebab bau vagina.
6. Vaginal Douche
Penyebab vagina berbau yang keenam adalah vagina douche. Vaginal douche mengacu pada praktik mencuci bagian dalam vagina dengan menggunakan produk kimia yang tersedia di pasaran. Bukannya menjadi bersih, kebiasaan ini justru sering menjadi alasan mengapa vagina anda memiliki aroma yang tidak sedap.
Sebab, vaginal douche menghilangkan bakteri baik dalam vagina yang berfungsi untuk melawan infeksi. Dengan demikian, anda dapat lebih rentan mengalami infeksi pada vagina yang merupakan penyebab vagina berbau tidak sedap.
7. Infeksi Jamur Vagina
Penyebab vagina berbau yang terakhir adalah infeksi jamur vagina. Risiko wanita yang mengalami infeksi jamur vagina ini dapat dipengaruhi oleh kehamilan, daya tahan tubuh, stres dan penyakit tertentu.
Anda juga dapat lebih rentan terkena infeksi jamur vagina jika sedang minum antibiotik tertentu. Infeksi jamur seringkali ditandai dengan gatal pada vagina, sakit atau sensasi terbakar saat buang air kecil atau berhubungan seksual, pembengkakkan, kemerahan atau keputihan abnormal yang bisa berbau bisa tidak.***














