Connect with us

Selebritis

Surya Sahetapy Bersyukur Bisa Melihat Ayahnya sebelum Dimakamkan, Butuh 30 Jam Perjalanan

Diterbitkan

pada

Surya Sahetapy Bersyukur Bisa Melihat Ayahnya sebelum Dimakamkan, Butuh 30 Jam Perjalanan

Panji Surya Sahetapy bersyukur masih bisa melihat saat terakhir ayahnya, meski harus melalui perjalanan selama 30 jam. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Panji Surya Sahetapy, putra ketiga Ray Sahetapy dan Dewi Yull bersyukur akhirnya bisa melihat jasad sang ayah sebelum dimakamkan di TPU Tanah Kusir pada Jumat (4/4/2025).

Surya Sahetapy yang bekerja sebagai dosen di Rochester, New York, Amerika Serikat butuh waktu 30 jam untuk sampai ke Indonesia. Perjalanan yang sangat melelahkan.

Surya menjelaskan kondisi yang dialaminya saat mendengar kabar Ray Sahetapy meninggal dunia pada Selasa (1/4/2025).

Dalam akun Instagram pribadinya, Surya Sahetapy mengunggah foto di pusara mendiang ayah. Surya meminta maaf pada ayahnya.

Baca Juga : Aktor Kawakan Ray Sahetapy Meninggal Dunia dalam Usia 68 Tahun

“Ayah, maafkan kami atas kesalahan kami. Anak-anak Ayah (lengkap) dan cucu Ayah sudah mengantarkan Ayah ke tempat peristirahatan terakhir,” tulis Surya Sahetapy dilihat pada Minggu (6/4/2025).

Advertisement

Surya menceritakan bagaimana gejolak perasaannya harus menempuh perjalanan pulang selama 30 jam untuk sampai ke Jakarta. Dia mengatakan sudah meminta pada keluarga untuk memakamkan Ray Sahetapy, meski dirinya belum tiba.

“Oh ya Ayah, saya sampaikan ke keluarga kita untuk memakamkan Ayah tanpa saya karena waktu perjalanan Rochester, NY – Jakarta menghabiskan hampir 30 jam,” tulisnya lagi.

“Alhamdulillah, setelah mereka berkonsultasi dengan ahli agama, akhirnya saya bisa melihat Ayah untuk kali terakhir,” lanjut Surya bersyukur.

Baca Juga : Gandeng Andrea Gunawan, Surya Sahetapy dan Cath Halim, Rata Indonesia dukung Keragaman

Pria kelahiran 21 Desember 1993 itu berjanji akan menjaga silaturahmi dengan semua yang sudah menjaga dan mengurus Ray Sahetapy. Surya sangat berterima kasih banyak orang yang sayang dengan mendiang ayahnya.

“Kakak, adik, cucu Ayah, serta keluarga Ayah sangat luar biasa dalam menjaga Ayah. Saya akan selalu menjaga silaturahmi yang sudah membantu Ayah,” janji Surya Sahetapy.

Advertisement

Surya juga mengaku bangga pada Ray Sahetapy karena tak pernah merasa malu memiliki dua anak tuna rungu, yaitu dirinya dan mendiang kakaknya, Gisca.***

 

Lanjutkan Membaca