Connect with us

Teknologi

Gemini AI Google Perkenalkan Versi Terbarunya, Apa Saja Kelebihannya ?

Rahmat Khairurizqi

Diterbitkan

pada

Gemini AI Gogle

Gemini 1.5 (Foto : Google)

Raksasa teknologi terbesar dan ternama asal California, Amerika Serikat, yakni Google, memperkenalkan artificial intelligence (AI) terbarunya Gemini AI Google. Gemini AI Google sebelumnya di rilis pada akhir tahun 2023 lalu dan kini Gemini AI sudah memasuki versi terbarunya, Gemini 1.5.

Gemini AI Google merupakan kecerdasan buatan yang dapat mengeneralisasi dan memproses berbagai jenis informasi baik teks, kode, audio, gambar dan video. Gemini dikembangkan oleh DeepMind yang merupakan anak perusahaan dari Google. Sebelumnya Gemini merupakan artificial intelligence (AI) yang di rebranding chatbot Bard AI milik Google. Gemini 1.5 diperkenalkan Google pada (15/2) oleh Sundar Pichai (CEO Google) dan Demis Hassabis (CEO DeepMind).

Lantas apa saja kelebihan yang dibawakan Gemini AI dengan versi terbarunya? Berikut ini 3 kelebihan Gemini AI Google 1.5 yang telah dirangkum oleh faktualid.com dari berbagai sumber.

1. Kemampuan Jendela Konteks Yang Lebih Luas Pada Gemini AI Google

Gemini AI Google

Ilutrasi Jendela Konteks Gemini 1.5 (Foto : Google)

Gemini 1.5 membawakan peningkatan yang drastic dari versi terdahulunya. Gemini AI Google dibangun dengan arsitektur Mixture of Experts (MoE), diklaim penggunaan pelatihan dan pelayanannya lebih efisien. Gemini 1.5 menghadirkan jendela konteks 1 juta token penuh. Ini merupakan upaya Google dalam melakukan pengoptimalan untuk meningkatkan latensi, mengurangi persyaratan komputasi dan meningkatkan pengalaman pengguna. Jendela konteks pada Gemini 1.5 juga didukung dengan AI Studio dan Vertex AI. Yang membuat Gemini 1.5 mampu memproses informasi seperti 1 jam video, 11 jam audio, basis kode dengan jumlah lebih dari 30.000 baris kode atau lebih dari 700.000 kata.

Baca juga : Xiaomi Resmi Rilis Redmi Note 13 Series di Indonesia !

2. Arsitektur Gemini AI Google Yang Lebih Efisien

Gemini AI Google

Ilustrasi Arsitektur Gemini 1.5 (Foto : Bloomberg)

Seperti yang disinggung diatas, arsitektur Gemini 1.5 dibangun lebih efisein dari versi sebelumnya. Gemini 1.5 dibangun dengan arsitektur Transformer dan MoE. Model MoE merupakan model yang secara selektif hanya mengaktifkan jalur pakar yang paling relevan dalam jaringan sarafnya. Gemini AI Google menjadi pelopor pertama kali dalam menggunakan teknik MoE untuk pembelajaran mendalam melalui penelitian. Dengan arsitektur yang efisien, memungkinkan Gemini 1.5 dapat mempelajari tugas-tugas kompleks dengan lebih cepat dan menjaga kualitas serta lebih efisien untuk melatih dan melayani yang lebih optimal.

Baca juga : Potret Vivo V30 Series Yang Resmi Hadir Di Indonesia !

3. Adanya Peningkatan Kerja Di Gemini AI Google

Gemini AI Google

Ilustrasi Peningkatan Kerja Gemini 1.5 (Foto : Bloomberg)

Gemini 1.5 memiliki presentase yang lebih besar dalam kelayakan uji panel komprehnesif evaluasi teks, kode, gambar audio dan video dibanding versi sebelumnya. Hal ini dikarenakan Gemini 1.5 mengembangkan model bahasa besar atau large language models (LLM). Gemini AI Google versi terbaru ini juga mempertahankan kinerja tingkat tinggi meski jendela konteks tengah meningkat. Dalam peningkatan keterampilan, Gemini 1.5 dapat mempelajari keterampilan baru dan informasi yang diberikan dakam waktu singkat tanpa memerlukan penyesuain tambahan.

Itulah 3 kelebihan Gemini AI Google dengan versi terbarunya yakni Gemini 1.5 yang telah dirangkum oleh faktualid.com dari berbagai sumber. Namun Gemini 1.5 masih belum rilis untuk publik. Kendati demikian, bagi kamu yang ingin merasakan pengalaman yang berbeda dan menarik dengan menggunakan kecerdasan buatan dari Google ini harus menunggu atas perilisian Gemini 1.5, yang kini tengah dalam tahap pengembangan. **

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement