Connect with us

Politik

Indonesia Diminta Tak Buka Hubungan Diplomatik Dengan Israel

Diterbitkan

pada

Ketua Fraksi PAN DPR RI Yandri Susanto. (Foto: Ist)

Ketua Fraksi PAN DPR RI Yandri Susanto. (Foto: Ist)

 

FaktualID – Agresi militer Israel ke Palestina selama 11 hari yang berakhir Jumat pekan lalu telah mengundang kemarahan warga Muslim dunia. Negara-negara di dunia mengutuk agresi tersebut karena telah menelan korban jiwa dari kalangan anak-anak dan wanita.

Dari Senayan, muncul seruan kepada pemerintah agar Indonesia tidak membangun komunikasi politik dengan Israel. Bahkan ada imbauan agar hubungan dagang yang selama ini terjalin dengan Israel diputus saja sebagai bentuk protes Indonesia terhadap Negara zionis tersebut.

Suara lantang datang dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PAN Yandri Susanto menginginkan pemerintah mengeluarkan kebijakan memboikot produk Israel dan mengajak warga tidak menggunakan berbagai produk Israel.

“Kita meminta pemerintah memboikot produk-produk Israel. Produk mereka tidak boleh lagi masuk ke Indonesia,” kata Yandri Susanto, baru-baru ini.

Advertisement

Ia menambahkan, pemerintah tidak perlu membuka hubungan diplomatik dan pembicaraan-pembicaraan regional dengan negara tersebut. Bahkan katanya, Israel harus dijadikan musuh bersama oleh seluruh negara di dunia karena apa yang telah dilakukan negara tersebut terhadap Palestina sangat tidak mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan.

“Tidak ada kompromi dengan Israel sampai kapan pun. Kita minta Pemerintah Republik Indonesia tidak membuka hubungan diplomatik dengan Israel,” tegas Yandri.

Hingga kini Indonesia dan Israel masih memiliki hubungan dagang, meskipun keduanya tidak punya hubungan diplomatik resmi.

Data Badan Pusat Statistik menyebutkan, Kuartal I-2021, Indonesia telah mengimpor 144 ton barang dari Israel senilai 1.785.870 dolar AS. Barang-barang yang diimpor Indonesia dari Israel, di antaranya bagian/komponen senjata; komponen mesin; alat-alat elektronik; hasil perkebunan seperti kopi, kurma; alat-alat terkait listrik, komponen baterai, dan mesin untuk produksi rokok.

Sedangkan, pada periode yang sama, Indonesia telah mengekspor lebih dari 11.000 ton barang ke Israel yang nilainya mencapai 30.986.779 dolar AS. Boikot, divestasi, dan sanksi (BDS) merupakan gerakan yang telah dikampanyekan oleh jaringan masyarakat sipil Palestina ke komunitas internasional sejak 2005.

Advertisement

Gerakan itu diyakini dapat jadi salah satu cara memberi tekanan terhadap Israel yang melakukan pendudukan dan meluncurkan serangan militer terhadap rakyat Palestina. *

 

Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement