Connect with us

Politik

Semangat Berkurban, Puan Maharani Ajak Capai Kerendahan Hati dan Kepedulian pada Sesama

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak umat muslim merayakan Idul Adha 1443 Hijriah sebagai momentum untuk melatih keikhlasan dan ketulusan dalam menjalankan perintah Allah Swt

Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak umat muslim merayakan Idul Adha 1443 Hijriah sebagai momentum untuk melatih keikhlasan dan ketulusan dalam menjalankan perintah Allah Swt.

FAKTUAL-INDONESIA: Momentum untuk melatih keikhlasan dan ketulusan dalam menjalankan perintah Allah Swt dengan disertai kerendahan hati dan kepedulian pada sesama.

Demikian ajakan Ketua DPR RI Puan Maharani kepada umut muslim dalam merayakan Idul Adha 1443 Hijriah dan melaksanakan Hari Raya Qurban.

Ajakan Puan utnuk melatih keikhlasan dan ketulusan dalam menjalankan perintah Allah Swt dengan disertai kerendahan hati dan kepedulian pada sesama itu disampaikan Minggu (10/7/2022) di Jakarta.

Dia juga mengucapkan selamat kepada jemaah haji Indonesia yang sudah menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Puan berharap, seluruh jemaah haji nanti dapat pulang ke Indonesia dengan selamat dan dalam keadaan sehat

“Saya mengajak seluruh umat muslim untuk berserah dan bersyukur di hari yang suci ini, mensyukuri nikmat yang diberikan Allah Swt bisa menjadi salah satu cara dalam memaknai Idul Adha. Jadikan Idul Adha sebagai momentum untuk melatih keikhlasan dan ketulusan dalam menjalankan perintah Allah Swt,” kata Puan

Advertisement

Demikian penegasan  Puan dalam mengajak umat muslim merayakan Idul Adha 1443 Hijriah sebagai momentum untuk melatih keikhlasan dan ketulusan dalam menjalankan perintah Allah Swt.

Dia mengatakan Idul Adha merupakan saat berbagi kepada sesama, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan. Puan juga berharap perayaan Idul Adha dapat meneguhkan keimanan dan menumbuhkan kasih sayang terhadap saudara-saudara.

“Dalam semangat berkurban, mari kita capai kerendahan hati dan kepedulian pada sesama. Saya berharap warga dapat merayakan Idul Adha dengan penuh makna, sekalipun pandemi COVID-19 masih ada,” tuturnya.

Selain itu, dia meminta masyarakat mewaspadai penyakit mulut dan kuku (PMK) yang banyak menyerang sapi. Menurutnya, kewaspadaan tersebut sangat penting meskipun Pemerintah telah melakukan pengawasan terhadap penjualan hewan kurban.

“Upaya untuk memastikan hewan kurban yang dijual adalah hewan sehat sudah dilakukan. Meski begitu, masyarakat tetap harus waspada dengan merebus daging kurban minimal 30 menit saat dimasak untuk kebaikan bersama,” ujarnya. ***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement