Olahraga
Lantik 46 Pejabat dan Luncurkan Logo Baru, Menpora Dito Hapus 3 Deputi serta Minta Tancap Gas

Meneri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo dan Wakil Menpora Taufik Hidayat berpose dengan para pejabat baru yang dilantik di Jakarta, Kamis (17/4/2025). (Gungde Ariwangsa)
FAKTUAL INDONESIA: Pelantikan 46 pejabat Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Auditorium Wisma Kemenpora Senayan,Jakarta, Kamis (17/4/2025), diwarnai oleh penghapusan dan hadirnya Deputi baru.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo selain melantik para pejabat baru tersebut juga meluncurkan perubahan logo Kemenpora yang membawa pesan semangat baru untuk menjadikan olahraga Indonesia semakin mendunia.
Dalam sambutannya Menpora Dito meminta seluruh pejabat yang dilantik bisa langsung tancap gas dengan berkerja satu atap sehingga olahraga dan pemuda Indonesia makin berkembang, maju dan berpretasi dunia.
Baca Juga : Prabowo Lantik 31 Duta Besar, Jalankan Tugas Diplomasi demi Kepentingan Negara
Sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 20 dan 54 TPATahun 2025, struktur Kedeputian Kemenpora yang semula berjumlah empat (4) diciutkan menjadi hanya satu (1) bidang. Dalam SK itu tiga (3) kedeputian masing-masing Bidang Pemberdayaan Premuda, Pengembangan Pemuda dan Pembudayaan Olahraga dihapus dengan diganti Bidang Pelayanan Kepemudaan dan Bidang Pengembangan Industri Olahraga. Sedangkan Deputi Bidang Peninggkatan Prestasi Olahraga tetap dipertahankan.
Berikut pejabat pada 3 kedeputian yang kini hadir dalam struktur organisasi Kemenpora adalah Dr Drs Yohan, SPd, MSi sebagai Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan, Dr Surono SPd, MPd, sebagai Deputi Bidang Peninggkatan Prestasi Olahraga, dan Dr Raden Isnanta MPd sebagai Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga.
Untuk Deputi Bidang Peninggkatan Prestasi Olahraga selain tidak dihapus juga tetap dijabat oleh Surono.
Menpora Dito memang sejak lama sudah mengusulkan pembentukan Deputi Industri Olahraga. Dia mengatakan kepada awak media usai acara pelantikan, penambahan Deputi Industri Olahraga karena keinginan untuk meningkatkan kontribusi dunia olahraga untuk ekonomi Indonesia.
“Kami tambahkan saat ini Deputi Industri Olahraga di mana semangat kami bagaimana seperti olahraga-olahraga profesional, wisata, hiburan, dan juga otomotif nantinya Kemenpora bisa mendukung dan bisa masuk di situ lebih fokus lagi,” kata Dito.
Ketika memberikan arahan dalam acara pelantikan pejabat tinggi madya, pratama, administrator, dan pengawas yang dilantik, Dito menekankan semua jajaran untuk memperkuat efektivitas dan efisiensi serta profesionalisme birokrasi.
Baca Juga : Diawali Prosesi Kirab, Presiden Prabowo Lantik Serentak Kepala Daerah di Istana Kepresidenan Jakarta
Jabatan baru, kata dia, tidak hanya tentang birokrasi tetapi ada tanggung jawab baru, ritme kerja baru, dan juga tantangan yang lebih besar.
Menpora mengajak jajarannya untuk bekerja dengan tiga prinsip yaitu cepat beradaptasi dan membangun sinergi lintas unit tanpa adanya ego sektoral, berani berinovasi, dan bekerja dengan cara yang tidak biasa (out of the box).
Ia berharap pengelolaan anggaran dan administrasi harus benar-benar sesuai aturan. Ia merasa bersyukur sejak awal memimpin kementerian hingga saat ini, tidak ada pelanggaran administrasi besar tetapi hanya pelanggaran kecil yang dapat diperbaiki.
Lebih lanjut, Menpora juga memerintahkan para deputi untuk proaktif untuk menyemangati para asisten deputi, demikian juga selanjutnya kepada bawahan atau Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Banyak sekali ASN yang semangatnya tinggi (sehingga) harus bisa dimaksimalkan semua potensi itu,” katanya.
Dito menambahkan, dirinya menginginkan agar sistem merit di kementeriannya diperkuat dengan berbasis integritas dan profesionalitas agar semua pegawainya maju dan sukses sehingga kementerian yang dipimpinnya dapat memajukan generasi muda dan olahraga Indonesia.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo memberikan arahan saat pelantikan pejabat baru Kemenpora di Jakarta, Kamis (17/4/2025). (Gungde Ariwangsa)
Baca Juga : Sebanyak 961 Kepala Daerah Beserta Wakilnya Resmi Dilantik Presiden Prabowo Secara Serentak, Pertama Sepanjang Sejarah
Logo Baru
Dalam semangat menyongsong Indonesia Emas 2045, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) memperkenalkan logo baru yang merepresentasikan semangat, karakter, dan arah transformasi kelembagaan.
Sebagai institusi negara yang menaungi pembangunan kepemudaan dan keolahragaan, Kemenpora berkomitmen membentuk pemuda dan atlet bangsa yang berdaya saing serta berprestasi di kancah dunia.
Menpora Dito mengatakan logo baru yang diluncurkan kementerian yang dipimpinnya membawa pesan semangat baru untuk menjadikan olahraga Indonesia semakin mendunia.
“Bisa dilihat logo baru ini semangatnya kelas dunia lah dan kami ingin anak muda dan juga olahraga kita semakin pentas di dunia,” kata Dito.
Logo baru Kemenpora yang diluncurkan memvisualkan tiga kobaran api beririsan yang memadukan warna kuning emas, merah, dan ungu, di atas tiga garis biru bergradasi sebagai pilar obor.
Menpora menjelaskan, logo tersebut melambangkan olahraga pendidikan, olahraga masyarakat, olahraga prestasi dan juga generasi muda dengan desain yang dinamis dan warna yang sarat makna dan filosofi yang mengakar pada semangat pemuda serta nilai kebangsaan.
Baca Juga : Presiden Prabowo Lantik Brian Yuliarto sebagai Mendiktisaintek
Logo baru, kata dia, bukan sekedar simbol visual, tetapi mencerminkan semangat baru yaitu bergerak, bersatu, dan berprestasi.
“Saya rasa memang harus moderenisasi lah,” katanya.
Menpora berharap logo ini menjadi pemantik semangat baru kementeriannya untuk memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, logo tersebut dipilih dari hasil sayembara yang dilakukan oleh Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI), yang selama ini kerap membuat sayembara logo peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Keterlibatan ADGI itu, kata dia, sebagai salah satu bentuk pemberdayaan terhadap generasi muda untuk memberikan karya terbaik untuk negara.
“Ini juga tanpa biaya. Ya mungkin (dari asosiasi) desainer grafis bisa bangga lah bisa memberikan kontribusi untuk bangsa kita,” katanya. ***













