Connect with us

Nasional

Polisi Solo Larang Fashion Show ala CFW Ditrotoar Jalan

Diterbitkan

pada

Foto Ilustrasi: Istimewa

FAKTUAL-INDONESIA: Fenomena Citayam Fashion Week menjadi populer hingga kerap ditiru kota lain. Oleh sebab itu, Polresta Solo mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan fashion show ala Citayam Fashion Week di jalanan Kota Bengawan.

Sosialisasi penindakan telah dilakukan melalui media sosial, salah satunya via akun Instagram @satlantassurakarta.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, melalui Kasatlantas Polresta Sol, Kompol Agus Santoso, mengonfirmasi adanya sosialisasi di Instagram tersebut.

“Ya kan ada fenomena Citayam Fashion Week itu, pasti lambat laun akan merembet ke daerah-daerah. Pak Kapolresta Solo mengantisipasi hal itu,” ujarnya, Kamis (28/7/2022).

Baca juga: Inilah 10 Dampak Positif dan Negatif Citayam Fashion Week

Agus menegaskan warga dilarang keras memanfaatkan jalan di Solo untuk kegiatan yang tak sesuai fungsinya seperti melakukan fashion show menyeberangi zebra cross. Polisi tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas bila ada pihak-pihak yang nekat melakukan peragaan busana di jalan raya.

Advertisement

Ia mengingatkan terdapar jeratan hukum atau sanksi pidana bagi penyelenggara dan yang terlibat fashion show di jalan.

“Kami tindak tegas. Kalau menggunakan jalan bukan untuk peruntukannya ada ancaman pidananya. Kan mengganggu fungsi jalan itu. Bisa dikenai pidana itu, UU Lalu Lintas. Itu merusak dan atau mengganggu fungsi jalan, ada aturannya,” tuturnya, melansir laman resmi Korlantas, Sabtu (30/7/2022).

Gladak Fashion Week atau fashion show yang diadakan di  Jalan Jenderal Sudirman Solo, Agus menduga inisiator kegiatan itu asal membuat selebaran di medsos. Sebab bisa dipastikan kepolisian tidak akan mengizinkan acara fashion show di jalan Solo itu.

Baca juga: Bikin Macet, Ini Usulan untuk Citayam Fashion Week

Bila akan menggelar kegiatan, menurutnya, tempatnya harus sesuai fungsinya. Tapi bila akan melakukan peragaan busana di jalan raya opsinya di Jl Slamet Riyadi ketika kegiatan rutin car free day atau CFD. Di luar kegiatan tersebut dilarang.

“Pada saat car free day loh ya, dan zona jalannya bukan yang masih lintasan. Kan ada yang di Gendengan yang dilewati kendaraan untuk crossing. Kalau itu tetap enggak boleh. Harus saat car free day yang tertutup untuk akses kendaraan,” katanya.

Advertisement

Sebelumnya sempat beredar informasi rencana kegiatan Gladak Fashion Week di Jl Jenderal Sudirman, Solo, akhir pekan ini. Namun, acara itu akhirnya dibatalkan dengan alasan penyelenggara kurang persiapan. Penggagas acara itu, Daniel Yugusta, mengatakan akan menyiapkan acara yang lebih besar pada Agustus mendatang.

Di sisi lain, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menegaskan tidak melarang anak-anak muda mengadakan kegiatan kreatif. Namun ia meminta kegiatan itu tidak dilakukan di jalan raya atau menyeberangi zebra cross karena bisa mengganggu arus lalu lintas.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement