Connect with us

Kesra

Omicron Hasilkan Virus 70 Kali dari Delta, Perketat Celah Masker

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Memakai maskers yang benar bisa menghambat penularan varian baru visrus corona (Covid-19) Omicron

Memakai maskers yang benar bisa menghambat penularan varian baru visrus corona (Covid-19) Omicron

FAKTUAL-INDONESIA: Beberapa penelitian menemukan, Omicron menghasilkan 70 kali jumlah virus dibandingkan Delta yang juga merupakan varian dari virus corona (Covid-19).

Tidak mengherankan bila Omicron tidak hanya lebih menular dibandingkan dengan varian COVID-19 lainnya, tetapi juga tampaknya lebih menghindari kekebalan dari vaksin dan infeksi sebelumnya.

Namun tidak perlu khawatir apalagi panik. Ada kabar baik dari Profesor kesehatan di Vanderbilt University School of Medicine, William Schaffner, MD.

Dia mengemukakan, strategi pencegahan COVID-19 seperti masker, vaksinasi dan jarak sosial dapat memperlambat penularannya.

“Omicron menghasilkan lebih banyak virus, bahkan daripada Delta,” kata Schaffner yang dilansir antaranews.com seraya mengungkapkan beberapa penelitian telah menemukan varian terbaru ini menghasilkan 70 kali jumlah virus dibandingkan Delta.

Advertisement

Meski begitu, bukan berarti masker tidak berguna melawan Omicron. Agar masker efektif melindungi diri dari COVID-19, maka harus memenuhi kriteria tertentu yakni pas di sisi wajah sehingga tidak memiliki celah, memiliki kawat hidung untuk mencegah kebocoran udara dari atas, tidak boleh memiliki katup atau ventilasi pernafasan yang memungkinkan partikel virus keluar.

Masker bedah dan masker kain multi-layer sesuai dengan pedoman tersebut, kata Schaffner.

Jika menginginkan perlindungan lebih, pakai masker kain setelah masker medis sekali pakai. Dapat memilih KN95, N95 atau KF94 yang dirancang khusus.

Namun, yang terpenting, masker harus menutupi mulut dan hidung.

Di sisi lain, pencegahan COVID-19 lainnya yang diperlukan yakni vaksin.

Advertisement

Walau memang, menurut Schaffner, Omicron bahkan dapat menginfeksi orang yang telah divaksinasi penuh dan mendapatkan booster.

Terkait masker, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDCO), benda ini efektif mengurangi risiko tertular atau menyebarkan COVID-19, termasuk varian Omicron.

“Hal ini karena masker tidak spesifik untuk varian COVID-19. Masker ini menjadi penghalang dan menyaring partikel virus dari udara yang kita hirup,”  kata Dr Schaffner seperti dikutip dari Health, Minggu.

Namun, masker bisa penghalang yang tidak sempurna, yang berarti beberapa partikel virus masih bisa lolos.

Kemungkinan beberapa partikel lolos mungkin bahkan lebih besar ketika datang ke varian Omicron.

Advertisement

Karena itu masker perlu yang rapat sehingga tidak ada celah virus masuk. ***

Lanjutkan Membaca
Advertisement