Nasional
Unjuk Rasa PKL Rumah Sakit UKI Membidik Presiden, DPR dan Gubernur, Hidup Kami Susah!

Bentangan spanduk para pengunjuk rasa PKL di depan Rumah Sakit UKI Jakarta Timur mengusik kepedulian DPR
FAKTUAL-INDONESIA: Unjuk rasa para pedagang kaki lima (PKL) di depan Rumah Sakit UKI membantang berbagai sepanduk yang meminta kepedulian pemimpin negeri ini.
Para pengunjuk rasa di pinggir jalan mengusung beberapa spanduk yang isi tulisannya mengarah ke Presiden, DPR dan Gubernur.
PKL melakukan demo di depan Rumah Sakit UKI, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (18/1/2022).
Aksi yang demo berlangsung di pinggir jalan itu dihiasi dengan bentangan berbagai spanduk.
Dari video yang beredar, demo tidak membuat jalanan macet.
Arus kendaraan tetap berjalan dengan lancar karena para pendemo membentangan spanduk di pinggir jalan dekat trotoar.
Beragam aspirasi yang dituangkan para pedagang dalam spanduk yang kemudian ditampilkan di pinggir jalan.
Tulisan dalam spanduk menyasar mulai dari Presiden Jokowi, DPR dan Yayasan UKI.
“Pak Presiden Jokowi!!! Kami Hanya Butuh Makan Tolong Lindungi Kami Orang Susah, Hidup Kami.”
Demikian salah satu bunyi spanduk yang diusung pengunjuk rasa.
Berikutnya ada juga spanduk:
“Kami Bedagang Berdasar Pergub No 10 Tahun 2015 Dan Hanya Demi Sesuap Nasi.”
“Tolong Lindungi Kami Sesuai UUD 45 Pasal 28 H Ayat 3,”
“Bapak DPR Tolong Jangan Diam, Bantu Kami Rakyat Jelata.”
“Jangan Biarkan Kami Mati Usaha Kami Baru Tahap Relaksasi Covid-19.”
“Kalau Kami Mau Direlokasi Tolong Diberikan Fasum/Fasos Yang 20% Dari Yayasan UKI.”
Dari bentangan beberapa spanduk itu para pengunjuk rasa mempertanyakan, dalam situasi pandemi covid-19 selama 2 tahun, ekonomi rakyat susah. Kenapa hanya para pedagang PKL di depan RS UKI yang jadi target penggusuran.
Sementara PERGUB No. 10/2015 menjamin PKL boleh berjualan di Trotoar.
Sementara PKL di seluruh wilayah jakarta timur tidak ikut di ratakan
“Ada apa pak Anies dengan Ketua Yayasan UKI dan kenapa Ketua DPRD dki tidak ada yang bersuara atau kebijakan.” ***















