Connect with us

Nasional

Menag Nasaruddin Serahkan Dua Ton Kurma dari Arab Saudi untuk Masjid di IKN

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Menag Nasaruddin Serahkan Dua Ton Kurma dari Arab Saudi untuk Masjid di IKN

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar secara simbolis menyerahkan dua ton kurma bantuan dari Kerajaan Arab Saudi dan 1.000 mushaf Al-Qur’an kepada Masjid Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN). (Kemenag) 

FAKTUAL INDONESIA: Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar secara simbolis menyerahkan dua ton kurma bantuan dari Kerajaan Arab Saudi dan 1.000 mushaf Al-Qur’an kepada Masjid Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Penyaluran dari Kementerian Agama (Kemenag) kepada Masjid Negara di IKN ini untuk didistribusikan ke masjid, musala, dan pondok pesantren di wilayah ibu kota dan sekitarnya.

Penyerahan dilakukan kepada perwakilan perwakilan Aparatur Sipil Negara, pengelola sejumlah masjid, perwakilan pondok pesantren, pekerja konstruksi, serta unsur wilayah Ibu Kota Nusantara sebagai penerima manfaat.

Baca Juga : Anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag, Secara Astronomis 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis, 19 Februari 2026

Dari total dua ton kurma yang disalurkan, lebih dari 100 kilogram telah dikirim menggunakan pesawat menuju Ibu Kota Nusantara dan langsung diserahkan pada kegiatan tersebut. Sementara sisa bantuan dikirim melalui jalur laut menggunakan kapal.

Selain kurma, Kementerian Agama juga menyerahkan 1.000 mushaf Al-Qur’an yang akan didistribusikan ke masjid, musala, serta pondok pesantren di wilayah Ibu Kota Nusantara dan kawasan sekitarnya.

Advertisement

Dari jumlah tersebut, sebanyak 400 mushaf merupakan sumbangan Dharma Wanita Persatuan dan 600 mushaf lainnya berasal dari SinarMas.

“Apabila bantuan mushaf Al-Qur’an ini masih belum mencukupi, bilang saja ke kami, Kementerian Agama mempunya percetakan al-quran dan siap memastikan ketersediaan mushaf bagi jamaah dan lembaga pendidikan keagamaan,” kata Menag Nasaruddin, Jumat (20/2/2026).

Baca Juga : Sidang Isbat Pedoman Pemerintah, Menag Nasaruddin: Indonesia Berpengalaman Menyikapi Perbedaan Penetapan 1 Ramadan

Menurut Menag, Masjid Negara di Ibu Kota Nusantara tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan dan literasi keagamaan. Pengelolaannya akan berada dalam koordinasi manajemen Masjid Istiqlal agar tata kelola dan pelayanan berjalan selaras.

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Basuki Hadimuljono menyampaikan apresiasi atas perhatian Kementerian Agama terhadap pembangunan pusat peribadatan di ibu kota baru. Ia menyebut dukungan tersebut memperkuat pembangunan kawasan, baik dari sisi fisik maupun pembinaan keagamaan.

“Saya terima kasih kepada Kementerian Agama yang sangat memperhatikan perkembangan dan pembangunan pusat peribadatan. Support beliau, support lahir dan batin. Insyaallah kerja-kerja ini akan dibalas oleh Allah,” kata Basuki Hadimuljono. ***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement