Connect with us

Nasional

Jabar Satu-satunya Provinsi Tambah Pasien Sembuh Covid-19 di Atas 2.000

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Data Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

Data Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

FAKTUALid  – Jawa Barat menempati posisi tertinggi dalam penambahan harian pasien sembuh, Rabu (3/6/2021) dengan meninggalkan jauh daerah lainnya. Bahkan Jabar menjadi satu-satunya provinsi yang mencatat tambahan di atas angka 2.000 orang.

Dalam kurun waktu 24 jam, Jabar menambah 2.877 orang sembuh dan kumulatifnya 284.791 orang. Daerah lainnya tidak ada yang menyentuh angka 2.000 bahkan melebihi 1.000 pasien.

DKI Jakarta menambahkan 584 orang dan kumulatifnya 413.102 orang. Riau menambahkan 579 orang dan kumulatifnya 53.405 orang. Jawa Timur menambahkan 204 orang dan kumulatifnya 142.071 orang. Kemudian Nusa Tenggara Barat menambahkan 170 orang dan kumulatifnya 9.152 orang.

Secara nasional ada penambahan pasien sembuh harian sebanyak 6.022 orang. Ini membuat perkembangan pasien sembuh terus meningkat hingga melebihi angka 1,6 juta orang. Tepatnya bertambah menjadi 1.680.501 orang dengan persentasenya di angka 91,7%.

Sementara, pada perkembangan program vaksinasi Covid-19 jumlah penerimanya melebihi 16 juta orang atau angka tepatnya 16.766.263 orang. Peningkatan ini dengan adanya tambahan penerima vaksin harian sebanyak 171.682 orang.

Advertisement

Sedangkan yang menerima vaksinasi kedua jumlahnya meningkat menjadi 10.852.984 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berjumlah 40.349.049 orang.

Sayang bagi Jabar, ternyata daerah itu juga menjadi yang tertinggi dalam penambahan harian terkonfirmasi positif Covid-19. Jabar menambahkan 930 kasus dan kumulatifnya 315.771 kasus.

Jawa Tengah menambahkan 739 kasus dan kumulatifnya 201.676 kasus. Riau menambahkan 615 kasus dan kumulatifnya 61.137 kasus.

DKI Jakarta menambahkan 601 kasus dan kumulatifnya 431.179 kasus. Kemudian DI Yogyakarta menambahkan 351 kasus dan kumulatifnya 17.405 kasus.

Selain itu, terdapat 5 provinsi dengan angka kematian tertinggi harian diantaranya Jawa Tengah menambahkan 42 kasus dan kumulatifnya 9.249 kasus. Jawa Timur menambahkan 28 kasus dan kumulatifnya 11.385 kasus.

Advertisement

Jawa Barat menambahkan 22 kasus dan kumulatifnya 4.231 kasus. DKI Jakarta menambahkan 20 kasus dan kumulatifnya 7.210 kasus serta Riau menambahkan 16 kasus dan kumulatifnya 1.616 kasus.

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 16.869.118 spesimen. Terdiri dari spesimen positif sebanyak 3.274.045 spesimen dan spesimen negatif sebanyak 11.927.513 spesimen. Positivity rate spesimen harian di angka 14,37% dan positivity rate spesimen mingguan (23 – 29 Mei 2021) di angka 13,93%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 142 spesimen.

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 49.731 orang dan kumulatifnya 11.352.639 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 9.520.866 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 44.485 orang. Sementara positivity rate orang harian di angka 10,55% dan positivity rate orang mingguan (23 – 29 Mei 2021) di angka 9,22%. Dan sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. ***

 

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement