Wisata
Gunung Pelangi, Ternyata Ada di Peru

Gunung Pelangi di Peru.(ist)
FAKTUAL-INDONESIA : Selain di pegunungan yang berada di Zhangye Danxia Landform Geological Park, Tiongkok ternyata Anda juga bisa menyaksikan tampilan warna cerah dari hijau zamrud, cokelat, kuning, biru hingga merah yang berkelindan pada relief bebatuannya nan menawan di Peru.
Di Peru, di Andes, di wilayah Cusco terdapat Gunung Pelangi yang disebut juga sebagai Montana de Siete Colores yang berarti gunung tujuh warna.
Dikutip dari Travel+Leisure, Amerika Selatan menjadi tempat bagi banyak pemandangan alam yang memukau, nah salah satunya adalah Gunung Pelangi ini. Lereng bukit yang punya banyak warna ini begitu populer di instagram.
Menurut HuffPo, warna-warni ini terbentuk karena es yang menutupi area tersebut. Ketika mulai mencair, air bercampur dengan mineral di bawah tanah dan mengubahnya jadi berwarna.
Daerah merahnya disebabkan oleh campuran karat, kuning karena besi sulfida, ungu dari goetit atau limotit teroksidasi dan hijau dari klorit.
Cuaca juga membuat perbedaan besar dalam Gunung Pelangi. Saran untuk traveler adalah datang saat bulan-bulan hangat saat tidak ada hujan atau salju. Sebab, jalan setapak akan sulit didaki saat musim hujan atau bersalju, warnanya juga akan lebih kusam.
Sementara, waktu berkunjung terbaiknya adalah pada pagi atau sore hari. Saat matahari terbit atau sebelum matahari terbenam.
Pengelola Rainbow Mountain Peru juga menyarankan wisatawan untuk berkunjung antara bulan Maret dan November atau dari bulan Juni hingga Agustus. Saat itu, kemungkinan langit berwarna biru dengan cuaca yang begitu menyenangkan.
Gunung ini berada di ketinggian 16.000 kaki di atas permukaan laut. Jadi, sebaiknya traveler membawa banyak air saat mendaki dan menuruni gunung.
Indonesia memiliki bukit warna-warni

Pegunungan berwarna pelangi di Indonesia.(ist)
Bukit warna-warni bisa Anda temui di bagian timur Indonesia, tepatnya di Nusa Tenggara Timur. Bukit ini bernama Kelabba Maja dan berlokasi di Pulau Sabu (kadang disebut Sawu), Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua. Lokasinya berdekatan dengan pantai selatan Sabu.
Karena alamnya yang terdiri dari tebing berwarna-warni, tempat ini sering dibandingkan dengan Zhangye Danxia yang disebut sebagai salah satu keajaiban alam negeri Tiongkok.
Juga disetarakan dengan ngarai Grand Canyon yang jadi kebanggaan negeri Paman Sam. Tetapi jika dilihat dari kondisi alamnya, Kelabba Maja lebih mirip dengan Painted Hills yang ada di Oregon, Amerika Serikat.
Sama seperti Painted Hills, Kelabba Maja juga memiliki ciri khas berupa tebing serupa deretan tabung yang bercorak. Sekilas tampak seperti disapu dengan kuas raksasa. Kita bisa menemukan lapisan warna biru, putih, coklat, dan merah di antara bebatuan Kelabba Maja.
Selain bukit pelangi, Kelabba Maja juga memiliki beberapa batu keseimbangan yang dianggap sebagai perlambang ayah, ibu, dan anak. Ketiga batu ini berdiri dengan kokoh di pucuk tebing yang meruncing.
Kelabba Maja dianggap sebagai tanah dewa oleh penduduk setempat, terutama warga desa Gelanalalu. Mereka percaya bukit-bukit penuh warna itu merupakan tempat berdiamnya dewa Maja.
Di sana juga terdapat batu yang digunakan sebagai altar pemujaan bagi sang dewa. Setiap tahun masih diadakan ritual penyembelihan kurban demi memohon perlindungan dari Maja.***














