Lifestyle
7 Kesalahan Menggunakan Softlens, Salah Satunya Tidur dengan Softlens

foto ilustrasi: istimewa
FAKTUAL-INDONESIA: Kesalahan menggunakan softlens ternyata cukup banyak dilakukan oleh para pengguna alat bantu penglihatan ini. Hal ini karena mereka tidak mengetahui cara menggunakan dan perawatan softlens yang benar.
Dilansir dari situs Center for Disease Control and Orevention (CDC), sekitar 7 dari 8 orang melakukan kesalahan saat menggunakan softlens atau lensa kontak.
Akibatnya, mata mengalami iritasi, infeksi hingga masalah serius lainnya. Meskipun terkesan sepele, kebiasaan berikut sebaiknya dihindari agar kesehatan mata tetap terjaga.
Berikut beberapa kesalahan menggunakan softlens yang sudah faktualid.com lansir dari orami.co.id.
Daftar isi
1. Tidur Tanpa Lepas Softlens
Kesalahan menggunakan softlens yang pertama adalah tidur tanpa lepas softlens. Kesalahan saat menggunakan softlens berikutnya adalah tidak melepasnya saat tidur. Kebiasaan ini sering diabaikan padahal dapat berdampak buruk bagi mata.
Dikutip dari My Cleveland Clinic, membiarkan mata tertutup lensa kontak sepanjang malam dapat menghambat sirkulasi udara ke mata. Akibatnya, mata kering, kemerahan dan iritasi.
Bahkan, kebiasaan ini dapat merusak kornea mata saat kamu melepaskan softlens keesokan paginya. Selain itu, lensa kontak bisa menyebabkan luka baret pada kornea karena terus bergeser selama kau tidur.
2. Tidak Mengganti Lensa Kontak
Kesalahan menggunakan softlens yang kedua adalah tidak mengganti lensa kontak. Dilansir dari My Cleveland Clinic, setiap jenis softlens memiliki masa penggunaan yang berbeda-beda. Ada yang perlu dibuang dan diganti dengan yang baru setiap hari, ada yang mingguan, ada juga yang bulanan.
Kamu perlu mematuhi aturan tersebut karena setiap produk memiliki ketahanan yang berbeda-beda. Menggunakan softlens yang sudah tidak layak beresiko melukai kornea mata karena terkena partikel lensa yang rusak.
Hal ini dapat menyebabkan iritasi bahkan kerusakan mata yang permanen. Oleh karena itu, jangan sampai kamu lewatkan jadwal penggantian softlens kamu. Bila perlu, buat pengingat untuk jadwal tersebut agar tidak lupa.
3. Tidak Merawat Softlens Dengan Baik
Kesalahan menggunakan softlens yang ketiga adalah tidak merawat softlens dengan baik. Salah satu kesalahan besar yang dilakukan oleh pengguna softlens adalah tidak mengikuti pentunjuk penggunaan dengan teliti.
Setiap produsen softlens akan menyertakan instruksi lengkap seputar cara menyimpan dan membersihkannya dengan benar. Instruksi untuk setiap merek mungkin bisa berbeda dan kamu perlu mempelajarinya dengan baik.
Jika mengabaikan instruksi tersebut, lensa kontak dapat rusak. Bahkan, tidak menutup kemungkinan kamu akan lebih rentan terhadap infeksi mata berat. Dilansir dari Mayo Clinic, pastikan kamu melakukan hal-hal tersebut saat merawat softlens.
Berikut cara merawat softlens yang bisa kamu coba:
- Membersihkan tangan sebelum menggunakannya.
- Pastikan meletakkan di tempat khusus yang steril.
- Menggunakan cairan lensa yang sesuai dengan jenis lensa kamu.
- Ganti cairan lensa setiap kali anda melakukan desinfeksi.
- Jangan gunakan cairan yang sudah kadaluwarsa.
4. Membilas Softlens dengan Air Keran
Kesalahan menggunakan softlens yang keempat adalah membilas softlens dengan air keran. Mungkin kamu pernah melakukan cara ini beberapa kali saat kehabisan cairan desinfektan atau lupa membawanya saat bepergian.
Air keran beresiko mengandung kuman atau mikroorganisme lainnya yang menempel di keran dan mungkin terbawa oleh air, salah satunya adalah parasis penyebab penyakit acanthamoeba keratitis.
Baca juga: 7 Cara Merawat Softlens, Agar Tidak Mudah Rusak
5. Menggunakan Softlens Tanpa Resep
Kesalahan menggunakan softlens yang kelima adalah menggunakan softlens tanpa resep. Kesalahan ini terjadi bila menggunakan softlens berwarna. Oleh karena itu hanya digunakan untuk tujuan kecantikanm banyak yang menggunakan secara sembarangan.
Softlens berwarna ini bisa dengan mudah kamu dapatkan di gerai aksesoris di mall atau supermarket. Padahal, produk-produk tersebut belum terjamin keamanannya, apalagi jika digunakan sembarangan dan tanpa resep dokter.
6. Mencampur Cairan Softlens
Kesalahan menggunakan softlens keenam adalah mencampur cairan softlens. Saat membersihkan lensa kontak, pastikan mengganti cairannya dengan yang baru. Hindari mencampurnya dengan bekas cairan yang lama.
Selain karena efektivitas cairan yang akan berkurang, larutan yang lama juga beresiko ditumbuhi karena sudah kotor. Oleh karena itu, panting untuk selalu mengganti cairan lensa yang cermat.
Jangan lupa untuk membersihkan softlens secara menyeluruh dengan lap khusus sebelum diletakkan di wadah cairan. Kamu juga perlu mengganti wadah penyimpanan setiap tiga bulan sekali untuk menjaga kebersihan.
Baca juga: Waspadai 7 Bahaya Memakai Softlens, Ketahui Mulai Sekarang
7. Mandi dan Berenang Menggunakan Softlens
Kesalahan menggunakan softlens yang terakhir adalah mandi dan berenang menggunakan softlens. Kesalahan menggunakan softlens berikutnya yang sering kali diabaikan adalah tidak melepasnya saat mandi dan berenang.
Seperti hal nya membilas softlens dengan air keran, risiko keratitis juga mengintai bila melakukan kesalahan ini. Sebab, softlens beresiko terinfeksi bakteri dari air di kolam renang atau shower yang tidak steril.
Jika kamu membutuhkan lensa kontak selama berenang, kamu harus melepasnya dengan tangan yang bersih begitu selesai. Buang lensa tersebut atau sterilkan selama satu malam sebelum menggunakannya kembali.***









