Connect with us

Internasional

RI–Jepang Perkuat Kerja Sama Pertahanan, Tandatangani Perjanjian Strategis di Jakarta

Diterbitkan

pada

Menhan Jepang Koizumi dan Menhan Sjafrie Sjamsoedin sepakat teken kerja sama strategis di bidang pertahanan pada 4 Mei 2026. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin resmi menandatangani perjanjian kerja sama pertahanan dengan Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi dalam pertemuan bilateral di Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026).

Kesepakatan ini menjadi tonggak penting dalam mempererat hubungan strategis kedua negara, khususnya di bidang industri pertahanan dan pengembangan sumber daya manusia.

Pertemuan tersebut merupakan rangkaian dari agenda Indonesia–Japan Defense Ministers’ Meeting yang diawali dengan kedatangan delegasi Jepang disambut langsung oleh Sjafrie di VIP Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Pada malam harinya kedua menhan itu melakukan jamuan makan malam di Hotel Mulia, Bali.

Keesokan harinya, pada Mei, kedua menteri tiba bersama di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma sekitar pukul 09.49 WIB dan disambut jajar kehormatan serta pejabat TNI, sebelum bertolak ke kantor Kementerian Pertahanan untuk menggelar pertemuan tertutup.

Dalam pernyataannya, Sjafrie menegaskan bahwa kerja sama pertahanan Indonesia dan Jepang memiliki akar historis yang kuat, bahkan sejak masa sebelum kemerdekaan Indonesia. Ia menyebut hubungan tersebut sebagai fondasi penting dalam membangun kemitraan strategis saat ini.

Advertisement

“Hubungan Indonesia-Jepang bagi kami sudah merupakan historical background yang terjalin sebelum kemerdekaan 1945,” ujar Sjafrie.

Ia menambahkan, pembentukan karakter militer Indonesia tidak terlepas dari pengaruh pendidikan militer masa lalu, termasuk melalui Pembela Tanah Air (PETA) yang dilatih oleh Jepang.

Penandatanganan Defense Cooperation Agreement ini, lanjut Sjafrie, menjadi instrumen konkret dalam memperkuat kerangka kerja sama pertahanan kedua negara. Ia menekankan bahwa komunikasi bilateral selama ini selalu mengedepankan prinsip saling menguntungkan.

Selain isu kerja sama industri pertahanan, kedua pihak juga membahas berbagai tantangan strategis di kawasan, termasuk komitmen bersama dalam penanggulangan bencana dan bantuan kemanusiaan. Dialog intensif antar-delegasi berlangsung lebih dari satu jam sejak dimulai menjelang siang.

Sementara itu, Koizumi menyambut positif penguatan hubungan bilateral ini dan berharap kerja sama yang terjalin dapat memberikan kontribusi bagi stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

Advertisement

Pemerintah Indonesia dan Jepang optimistis kerja sama ini akan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di masa depan, sekaligus memperkuat posisi kedua negara dalam menghadapi dinamika keamanan global yang semakin kompleks.

Usai rangkaian pertemuan resmi tersebut,  Koizumi melanjutkan agenda dengan berziarah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata  Jakarta Selatan untuk melakukan tabur bunga, meski hujan mengguyur kawasan tersebut. Dalam kunjungan tersebut, ia mendoakan para tentara Jepang yang gugur dan dimakamkan di lokasi tersebut.

Dalam kesempatan ini, Menhan Sjafrie Sjamsoedin tidak bisa mendampingi namun didampingi oleh Pangdam Jaya Mayjen Deddy Suryadi. Hadir juga Wali Kota Jakarta Selatan M. Anwar.

Dari Indonesia, Menham Koizumi dijadwalkan mengunjungi Filipina pada 5 Mei 2026.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement