Connect with us

Internasional

Jadi Target Ledakan di Wakayama, Perdana Menteri Jepang Selamat

Avatar

Diterbitkan

pada

Perdana Menteri Jepang Kishida Fumio menjadi sasaran pemboman di Wakayama. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA : Kejadian satu tahun lalu saat mantan Perdana Menteri Abe Shinzo tewas tertembak di Kota Nara kembali diingat usai bom meledak di Wakayama saat pada Sabtu (1/4/2023) pagi saat Perdana Menteri Jepang Kishida Fumio akan menyampaikan pidato kampanyenya.

Perdana Menteri Kishida berhasil dievakuasi tanpa cedera setelah seorang tersangka melemparkan sebuah pipa, yang tampak seperti bom asap dan terdengar sangat keras.

Pada saat itu Kishida berhasil berlindung dan tidak terluka sedikit pun. Kishida menjadi target pelemparan bom asap tersebut.

Polisi segera menahan seorang pria di tempat kejadian dan tidak ada korban luka dari kejadian tersebut.

“Polisi sedang menyelidiki detail suara ledakan keras di tempat pidato sebelumnya. Saya minta maaf karena membuat banyak orang khawatir. Kami berada di tengah pemilihan penting bagi negara. Kami harus melakukan ini bersama-sama,” kata Kishida saat melanjutkan pidato kampanye dalam video yang disiarkan oleh NHK.

Advertisement

Sesaat sebelum kejadian, dalam rekaman video terlihat Kishida disajikan makanan laut khas lokal. Kemudian, Kishida melihat ke belakang dengan terkejut saat teriakan memenuhi area tersebut.

Sebuah pipa logam berukuran 20-30 cm (7,8 hingga 11,8 inci) terlempar dan mendarat di dekat tempat Kishida berdiri.

Seorang perwakilan dari markas polisi prefektur Wakayama mengatakan kepada Reuters bahwa dia tidak dapat menjawab pertanyaan tentang insiden tersebut. Polisi menangkap tersangka laki-laki berusia 24 tahun dari kota Kawanishi dengan nama keluarga Kimura.

Pemilihan untuk lower house of Japan’s parliament akan mulai pada pekan depan, 23 April 2023.

Sementara itu, Kepala Sekretaris Kabinet Hirokazu Matsuno mengatakan polisi telah diinstruksikan untuk meningkatkan keamanan, dan bahwa pemerintah akan melakukan apa yang diperlukan untuk memastikan keamanan pada KTT G7 yang akan datang di Hiroshima.

Advertisement

Matsuno mengatakan pemerintah akan menunggu hasil penyelidikan polisi sebelum mengomentari potensi motif dari tersangka pelempar bom asap.

Diketahui, Kishida akan menjadi tuan rumah KTT G7 di Hiroshima bulan depan. Kementerian luar negeri Jepang mengatakan setelah insiden pada hari Sabtu, tidak akan ada perubahan pada rencana keamanan untuk pertemuan para menteri luar negeri G7 yang dimulai pada hari Minggu di kota wisata Karuizawa.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement