Internasional
Rusia Serang Kiev, 4 Tewas Termasuk Kakek dan Nenek serta Cucunya yang Berusia 3 Tahun

Api berkobar menghanguskan bangunan sipil akibat serangan Rusia ke Ibukota Ukraina, Kiev, yang mengakibatkan empat orang tewas. (Foto: Istimewa)
FAKTUAL INDONESIA: Serangan Rusia semalam di Ibukota Ukraina, Kiev dan wilayah sekitarnya menewaskan sedikitnya 4 orang, salah satunya adalah anak berusia 3 tahun.
Menurut keterangan para pejabat setempat, Sabtu (8/8/2026), kakek dan nenek dari bocah itu juga tewas dalam serangan drone Rusia di distrik Brovary, wilayah Kyiev timur laut. Empat orang lainnya—kakak laki-laki bocah itu yang berusia 15 tahun, orang tuanya, dan seorang tetangga—terluka saat mencoba membantu ketiganya. Mereka semua dirawat di rumah sakit.
Seperti dilansir UPI, di Kiev, administrasi militer kota itu mengatakan satu orang lagi tewas dan empat lainnya terluka.
Angkatan udara Ukraina melaporkan telah menembak jatuh atau mencegat 135 dari 151 drone yang diluncurkan Rusia semalam. Serangan itu juga melibatkan enam rudal balistik dan rudal berpemandu lainnya, lapor CBS News .
“Semalam, Rusia menewaskan tiga orang di Pukhivka, wilayah Kyiv, dengan serangan pesawat tak berawak — seorang kakek, seorang nenek, dan cucunya. Bocah itu baru berusia 3 tahun,” tulis Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di X.
“Empat orang lainnya dirawat di rumah sakit: orang tua anak itu, saudara laki-lakinya yang berusia 15 tahun, dan seorang tetangga yang datang membantu keluarga tersebut dan terluka dalam serangan ganda. Para korban menderita luka bakar dan luka akibat pecahan peluru. Belasungkawa saya. Itu adalah bangunan tempat tinggal biasa. Rusia pasti tidak mungkin tidak menyadari hal ini. Ada juga serangan yang melibatkan enam rudal balistik terhadap infrastruktur sipil di Kiev. Hingga saat ini, satu orang dilaporkan tewas. Belasungkawa saya kepada keluarga dan orang-orang terkasih. Wilayah Donetsk, Kharkiv, Sumy, Dnipro, Zaporizhzhia, Odesa, Kherson, Mykolaiv, Chernihiv, dan Poltava juga menjadi sasaran serangan.”
Zelensky kemudian menegaskan kembali bahwa Ukraina membutuhkan lebih banyak dukungan, termasuk sanksi yang lebih keras terhadap Rusia dan senjata anti-rudal balistik.
Presiden Ukraina sedang melakukan kunjungan resmi ke Serbia, sekutu dekat Rusia. Ini adalah kunjungan pertama bagi Zelensky, dan kedua negara sepakat untuk bekerja sama menuju hubungan ekonomi yang lebih erat.
Presiden Serbia Aleksandar Vučić mengatakan negaranya akan mendukung integritas teritorial Ukraina tanpa syarat selama konferensi pers bersama, seperti yang dilaporkan oleh The Kyiv Post . Serbia sedang berupaya untuk bergabung dengan Uni Eropa.
Zelensky telah berupaya agar Amerika Serikat memberikan lisensi untuk rudal pencegat Patriot buatannya , tetapi Presiden Donald Trump ragu-ragu.
Senat AS mengesahkan rancangan undang-undang pada hari Jumat yang memberlakukan sanksi baru terhadap Rusia dan Iran. Rancangan undang-undang ini pernah diperjuangkan oleh mendiang Senator Lindsey Graham . Pada hari Jumat, Senat memberikan suara 86 banding 11 untuk mendukung pengesahan Undang-Undang Sanksi Lindsey O. Graham terhadap Rusia dan Iran tahun 2026.
Sebuah drone juga memasuki wilayah udara Bulgaria pada hari Sabtu setelah melintas dari Rumania dan meledak di dekat jalur pipa gas internasional, demikian dilaporkan BBC mengutip pernyataan Perdana Menteri Bulgaria Rumen Radev. Ia mengatakan ada sejumlah besar bahan peledak di dalam drone tersebut, tetapi tidak ada korban jiwa atau laporan kerusakan. Belum jelas dari mana drone itu berasal.
Klaim Serang Odesa dan Mykolaiv
Rusia melanjutkan serangan terhadap infrastruktur pelabuhan Ukraina dan kapal-kapal yang mendukung militer Ukraina, kata Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Sabtu.
Kementerian tersebut mengatakan pasukan Rusia menggunakan senjata presisi yang diluncurkan dari udara dan drone serang untuk menyerang gudang militer yang berisi peralatan komunikasi dan peperangan elektronik di pelabuhan Odesa di Laut Hitam.
Di pelabuhan Mykolaiv, pasukan Rusia menyerang sebuah kapal kargo yang membawa peralatan militer dan sebuah gudang yang menyimpan senjata dan perlengkapan militer, kata kementerian tersebut. Ditambahkan bahwa kapal kargo kering lainnya yang mengangkut perlengkapan militer untuk angkatan bersenjata Ukraina juga terkena serangan di Laut Hitam. ***














