Internasional
Gempa 6,5 SR Landa Meksiko, Patung Malaikat Kemerdekaan dan Bangunan Berguncang, 2 Orang Tewas

Gempa berkekuatan 6,5 SR membuat Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum (tengah atas) menghentikan acara jumpa pers berdiri bersama anggota media dan pejabat di halaman Istana Nasional serta para warga yang berlarian ke jalan, Jumat (2/1/2026).
FAKTUAL INDONESIA: Gempa bumi kuat berkekekuatan 6,5 Skala Richter mengguncang Kota Meksiko dan sebagian wilayah barat daya negara bagian Guerrero, Jumat (2/1/2026). Layanan Seismologi Nasional mengatakan gempa tersebut tercatat pada pagi hari, dan banyak orang merasakan tanah bergetar selama beberapa detik.
Seorang pria berusia 60 tahun meninggal dunia setelah jatuh saat mengevakuasi apartemennya di lantai dua di ibu kota, kata pihak berwenang setempat.
Dua belas orang lainnya terluka, tulis Walikota Clara Brugada di media sosial, tetapi tidak ada laporan kerusakan besar di kota terbesar di negara itu.
Seorang wanita berusia 50-an meninggal ketika rumahnya runtuh menimpanya.
Baca Juga : Gunung Tangkuban Parahu Jawa Barat Alami Peningkatkan Kegempaan Dalam Tiga Hari Terakhir
Wali Kota San Marcos, Misael Lorenzo Castillo, mengatakan sekitar 50 rumah hancur dan “semua rumah retak”.
“San Marcos sangat terdampak, hancur lebur,” keluh Rogelio Moreno, seorang warga, sambil berdiri di depan rumahnya yang rusak.
Pihak berwenang melaporkan tanah longsor di jalan raya, kebocoran gas, dan kerusakan pada rumah, gedung publik, dan rumah sakit di sekitar negara bagian Guerrero.
Negara bagian barat daya ini merupakan rumah bagi Acapulco dan daerah resor pantai lainnya, yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Acapulco, kota terbesar di negara bagian tersebut, masih dalam proses pemulihan dari badai kategori 5 yang menghancurkan daerah tersebut pada tahun 2023.
Di Acapulco, Ricardo, seorang turis dari negara bagian Morelos di Meksiko tengah, melarikan diri dari hotelnya tanpa mengenakan baju setelah sirene berbunyi.
Video yang dibagikan secara daring menunjukkan Malaikat Kemerdekaan – malaikat emas di atas kolom setinggi 45 meter di bundaran di salah satu jalan tersibuk di ibu kota – bergoyang dari sisi ke sisi saat gempa bumi terjadi.
Baca Juga : 21 Tahun Peringatan Gempa Tsunami Aceh, Doa Bersama di Masjid Baiturrahman
Alarm gempa membuat kerumunan orang mengungsi ke jalanan, banyak yang mengenakan handuk atau piyama dan menggendong hewan peliharaan mereka yang cemas.
Video lain menunjukkan bangunan berguncang dan orang-orang yang ketakutan menjadi viral di media sosial. Layanan Seismologi Nasional membagikan detail pertama dalam sebuah unggahan di X, mengatakan bahwa gempa tersebut dirasakan secara luas di seluruh wilayah.
Hentikan Jumpa Pers Presiden
Gempa bumi itu juga menambah dramatisasi konferensi pers harian Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum.
Ia sedang berbicara di Istana Nasional di Kota Meksiko ketika alarm gempa berbunyi. Ia mencatat bahwa tanah bergetar di bawahnya sebelum dengan tenang mengungsi bersama para jurnalis. Ia melanjutkan konferensi pers tak lama kemudian dan mengatakan tidak ada laporan langsung tentang kerusakan besar.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum sedang berada di tengah konferensi pers pagi rutinnya ketika alarm gempa berbunyi. Ia dan para jurnalis di ruangan itu segera meninggalkan istana kepresidenan. Mereka kembali beberapa menit kemudian setelah keadaan aman.
Sheinbaum mengatakan bahwa pusat gempa berada sekitar 15 kilometer dari San Marcos, di negara bagian Guerrero bagian selatan. Daerah ini berjarak sekitar 230 kilometer dari Kota Meksiko. Dia mengatakan informasi awal menunjukkan bahwa tidak ada kerusakan serius.
Baca Juga : Gunung Semeru Alami 46 Kali Gempa Letusan, Asap Kawah Tidak Teramati
“Sejauh ini, laporan awal menunjukkan tidak ada kerusakan serius di Mexico City atau Guerrero,” kata Sheinbaum.
Badan Survei Geologi AS melaporkan bahwa gempa tersebut terjadi pada pukul 13.58 GMT (07.58 waktu setempat).
Setelah kembali ke konferensi persnya, Sheinbaum mengatakan dia berbicara dengan Gubernur Guerrero Evelyn Salgado, yang juga melaporkan tidak ada kerusakan struktural besar.
Para ahli mengatakan bahwa Kota Meksiko sangat rentan terhadap gempa bumi karena sebagian besar kota dibangun di atas tanah lunak dan berlumpur tempat danau pernah berada. Guncangan sering terasa lebih kuat di sana daripada di bagian lain negara itu. Banyak gempa bumi terkuat biasanya dimulai di lepas pantai Guerrero, di sepanjang Samudra Pasifik.
Meksiko pernah menghadapi gempa bumi mematikan di masa lalu. Pada 19 September 1985, gempa bumi dahsyat berkekekuatan 8,1 skala Richter menghancurkan sebagian besar Kota Meksiko dan menewaskan hampir 13.000 orang, menurut catatan resmi.***














