Hukum
6.812 Personel Dikerahkan Amankan 1.647 Lokasi Selama Operasi Ketupat 2026

Polda Metro Jaya kerahkan 6.802 personel untuk amankan Lebaran. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 6.812 personel untuk mengamankan 1.647 lokasi di wilayah Jakarta dan sekitarnya selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 menjelang dan sesudah Hari Raya Idul Fitri. Operasi pengamanan tersebut berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri mengatakan ribuan personel tersebut berasal dari unsur kepolisian, TNI, pemerintah daerah, serta relawan masyarakat.
“Untuk pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari ke depan, pengamanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya mencakup 1.647 lokasi,” kata Asep di Jakarta, Sabtu.
Dari total personel yang diterjunkan, sebanyak 5.092 berasal dari kepolisian, sementara sisanya merupakan personel bantuan yang terdiri dari 416 personel TNI, 1.088 personel pemerintah daerah, dan 216 relawan dari unsur masyarakat.
Asep menjelaskan bahwa personel Polri tersebut terbagi antara jajaran Polda Metro Jaya dan kepolisian resor. Sebanyak 2.700 personel berasal dari Polda Metro Jaya, sedangkan 2.392 lainnya berasal dari jajaran Polres di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Selain pengerahan personel, kepolisian juga menyiapkan 95 pos pengamanan yang terdiri dari 68 pos pengamanan, 22 pos pelayanan, serta lima pos terpadu. Untuk memantau arus mudik, sembilan pos pantau juga ditempatkan di sepanjang ruas Tol Cikampek.
Pengamanan mencakup berbagai objek vital dan pusat aktivitas masyarakat. Di antaranya 83 lokasi sentra ekonomi, empat terminal bus, empat stasiun kereta, dua bandara, serta satu pelabuhan.
Selain itu, pengamanan juga dilakukan di 471 kantor perbankan, 194 kantor pegadaian, serta 621 objek vital lainnya seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), gardu listrik milik PLN, hingga depo bahan bakar milik Pertamina.
Kepolisian juga menyiapkan pengamanan khusus di 13 lokasi yang menjadi pusat kegiatan malam takbiran. Pengamanan tersebut akan berlanjut pada hari pelaksanaan salat Idul Fitri dan kegiatan penyaluran zakat.
Secara keseluruhan, sebanyak 133 lokasi yang menjadi tempat pelaksanaan salat Idul Fitri akan mendapat pengamanan. Lokasi tersebut mencakup 10 masjid utama serta 123 masjid lainnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Selain tempat ibadah, aparat juga akan mengamankan 37 lokasi tempat pemakaman umum (TPU) untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat yang biasanya meningkat menjelang dan sesudah Lebaran.
Asep menambahkan bahwa pengamanan juga difokuskan pada sejumlah destinasi wisata utama yang diperkirakan ramai dikunjungi masyarakat selama libur Lebaran. Beberapa di antaranya adalah Monumen Nasional, Bundaran Hotel Indonesia, Taman Margasatwa Ragunan, Taman Mini Indonesia Indah, Kota Tua Jakarta, Ancol, serta kawasan wisata Kepulauan Seribu.
Selain itu, sejumlah objek wisata di wilayah penyangga Jakarta seperti Ocean Park BSD City, Aviary Park, BXSea, Scientia Square Park, serta berbagai taman rekreasi air di Bekasi dan Depok juga masuk dalam daftar pengamanan.
Kepolisian berharap pengamanan terpadu selama Operasi Ketupat 2026 dapat memastikan kelancaran arus mudik dan memberikan rasa aman bagi masyarakat selama merayakan Idul Fitri.***














