Connect with us

Hukum

MK Tak Alergi Kritik dan Masih Terus Beradaptasi dengan Keadaan Baru

Avatar

Diterbitkan

pada

Foto: Istimewa

FAKTUALid – Mahkamah Konstitusi (MK), yang genap berusia 18 tahun, masih terus melakukan penyesuaian di tengah pandemi. Seluruh pola kerja mau tidak mau harus beradaptasi dengan keadaan baru untuk menekan penularan Covid-19.

Ketua MK Anwar Usman mengatakan hal itu  dalam upacara peringatan Hari ulang tahun ke-18 MK yang disiarkan secara virtual di Jakarta, Jumat (13/8/2021).

Belum lagi kritik. MK tidak alergi terhadap kritikan. Anwar justru mengajak para majelis hakim dan seluruh pegawai di lingkungan peradilan tersebut untuk menjadikan kritik sebagai obat penyemangat meningkatkan kinerja.

“Kerja sama yang baik selama ini menjadikan Mahkamah Konstitusi tetap eksis, terlepas dari banyaknya kritik bahkan kritik yang amat tajam dari berbagai pihak,” ujar Anwar .

Pada upacara tersebut Anwar Usman menyampaikan terima kasih kepada para hakim yang mulia, panitera hingga seluruh pegawai di lingkungan MK yang selama ini telah menunjukkan dedikasi kepada lembaga.

Advertisement

Upacara Hari Ulang Tahun MK ini merupakan kedua kalinya dilaksanakan dalam situasi pandemi Covid-19.

Meskipun dalam keadaan pandemi, Anwar mengajak seluruh pegawai tetap bersyukur dan merayakan perayaan Hari Ulang Tahun MK dengan penuh hikmat.

Ia mengatakan setiap waktu dan masa memiliki tantangan yang berbeda-beda. Saat ini, Indonesia dan sejumlah negara di dunia dilanda pandemi Covid-19 yang memaksa harus melakukan penyesuaian.

Penyesuaian tersebut termasuk pula di lingkungan MK yang mengharuskan seluruh pola kerja beradaptasi dengan keadaan baru.”Begitu juga halnya dalam pelaksanaan tugas kita sebagai pelaku kekuasaan kehakiman, proses persidangan tidak lagi dilakukan dengan cara yang biasa,” katanya.

Hal itu dapat terlihat mulai dari proses pendaftaran perkara, pemeriksaan perlengkapan permohonan dan alat bukti hingga pengucapan putusan harus beradaptasi dengan situasi kebiasaan baru.

Advertisement

Tidak hanya itu, di bidang kesekretariatan, para pegawai yang memberikan layanan juga mengalami banyak tantangan dan dinamika kinerja.”Sarana dan prasarana kerja hingga situasi bekerja menjadi bagian tantangan yang harus dilalui,” ujarnya.

Hal itu bertujuan agar kinerja lembaga tetap dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya. Untuk mempermudah berbagai tantangan tersebut, Anwar menekankan pentingnya kerja sama tim.***

Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *