Ekonomi
Prabowo Sebut Cadangan Beras dan Jagung Nasional Tertinggi Sepanjang Sejarah

Prabowo dan Mentan Andi Amran saat mengunjungi sejumlah lahan pertanian di daerah. (Foto : istimewa)
FAKTUAL- INDONESIA : Cadangan pangan nasional, khususnya beras dan jagung, saat ini mencapai level tertinggi sepanjang sejarah negeri ini berdiri. Hal itu disampaikan Presiden Prabowo pidatonya saat membuka Konvensi dan Pameran ke-49 Indonesian Petroleum Association (IPA) di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (21/5/2025).
Prabowo pun bangga dengan pencapaian tersebut yang menjadikan Indonesia swasembada pangan.
“Baru saja kita melewati enam bulan pemerintahan kita, tapi produksi pangan kita sudah melampaui target dan perkiraan kita sendiri,” kata Prabowo.
Baca Juga : Alhamdulilah! Cadangan Beras Nasional Cetak Rekor Tertinggi dalam 57 Tahun
Prabowo mengatakan, berdasarkan laporan yang diterimanya, jumlah cadangan beras dan jagung di semua gudang pemerintah saat ini merupakan yang terbesar dalam sejarah RI. Bahkan, lanjut dia, otoritas terkait sempat khawatir kekurangan ruang penyimpanan karena terganggunya produksi yang signifikan.
Akibatnya, ia pun melakukan improvisasi pembangunan gudang-gudang. Prabowo menegaskan, keberhasilan yang dicapai tersebut bukan karena kebijakan yang rumit, tetapi karena keputusan yang masuk akal dan terfokus pada kepentingan rakyat.
Dia menyebut, pencapaian pemerintah di bidang pangan sebagai bukti bahwa jika pemerintah memegang prinsip common sense , hasilnya bisa terlihat cepat dan nyata. Indonesia mencatat pencapaian signifikan dalam sektor ketahanan pangan melalui cadangan beras pemerintah (CBP) yang mencapai 3,8 juta ton per 18 Mei 2025.
“Yang penting adalah kebijakan-kebijakan yang kita ambil adalah kebijakan-kebijakan yang masuk akal. Akal sehat , masuk akal, menyelesaikan kesulitan menyelesaikan masalah dan berfokus pada kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia,” kata Prabowo
Baca Juga : Hidup Petani, Membanggakan, Stok Beras Indonesia Tertinggi dalam 2 Dekade, Saatnya Go International?
Torehan Indonesia itu mendekati ambang strategi 4 juta ton, dan menjadi bukti keberhasilan sinergi antara pemerintah dan Perum Bulog. Berdasarkan proyeksi Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras semester pertama 2025 mencapai 18,76 juta ton, naik lebih dari 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman juga menyebutkan, Indonesia mencatatkan sejarah baru dalam produksi pangan tahun ini. Produksi jagung nasional diproyeksikan naik hingga 39 persen, tertinggi dalam sejarah.***














