Connect with us

Ekonomi

Sentimen Positif untuk Rupiah, Barang Konsumen Nonprimer Pimpin IHSG Menguat, Emas Antam Meroket

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat, Selasa (4/6/2024), dengan harga emas batangan PT Antam Tbk meroket

Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat, Selasa (4/6/2024), dengan harga emas batangan PT Antam Tbk meroket

FAKTUAL INDONESIA: Inflasi dalam negeri Mei 2024 yang menurun dibandingkan sebelumnya ikut memberikan sentimen positif ke rupiah sehingga ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS), Selasa (4/6/2024).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari yang sama juga ditutup menguat dengan dipimpin oleh saham- saham sektor barang konsumen nonprimer.

Sedangkan harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) meroket Rp14.000 per gram menjadi Rp1.349.000 per gram.

Berdasarkan laporan yang dikutip dari media online antaranews.com, pengamat pasar uang Ariston Tjendra di Jakarta, Selasa, mengemukakan, dari dalam negeri, data inflasi Mei 2024 yang menunjukkan penurunan dibandingkan sebelumnya memberikan sentimen positif ke rupiah.

Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia mengalami inflasi tahunan (year-on-year/yoy) 2,84 persen pada Mei 2024.

Advertisement

Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Selasa ditutup menguat di tengah menurunnya PMI manufaktur Amerika Serikat (AS).

Pada akhir perdagangan Selasa, kurs rupiah menanjak 10 poin atau 0,06 persen menjadi Rp16.220 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp16.230 per dolar AS.

“Data PMI manufaktur AS bulan Mei juga menunjukkan penurunan. Ini menambah ekspektasi pasar soal pemangkasan suku bunga acuan AS,” kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.

PMI manufaktur ISM AS Mei 2024 tercatat sebesar 48,7, lebih rendah dibandingkan sebelumnya 49,2 pada April 2024, dan di bawah perkiraan sebesar 49,8.

Ariston menuturkan tekanan turun terhadap dolar AS juga kemungkinan imbas dari data indikator inflasi AS, Core PCE Price Index yang dirilis Jumat malam, menunjukkan penurunan sehingga memberikan asa pemangkasan suku bunga acuan AS lagi ke pelaku pasar.

Advertisement

Namun di sisi lain, soal pemangkasan suku bunga AS ini masih rentan berubah. Pekan ini ada data penting AS yang ditunggu pelaku pasar global yaitu data tenaga kerja AS.

Data itu akan memberikan ekspektasi baru bagi pelaku pasar soal peluang pemangkasan. Kalau data menunjukkan angka yang membaik, ekspektasi akan berbalik, dolar AS bisa menguat lagi. Jadi, pelaku pasar masih akan berhati-hati menyikapi pelemahan dolar AS saat ini.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Selasa menanjak ke level Rp16.220 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp16.225 per dolar AS.

IHSG Ditutup Menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore, ditutup menguat dipimpin oleh saham- saham sektor barang konsumen nonprimer.

Advertisement

IHSG ditutup menguat 63,12 poin atau 0,90 persen ke posisi 7.099,31. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 7,51 poin atau 0,85 persen ke posisi 895,79.

“Sektor manufaktur memang sedang mengalami pukulan keras dari kenaikan suku bunga, yang di maksudkan untuk mengendalikan inflasi,” sebut Tim Riset Phillip Sekuritas Indonesia dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.

Sub-Indeks Manufacturing New Orders turun ke level 45.4, atau terendah dalam setahun terakhir dari level 49,1 pada April 2024 dan jauh di bawah estimasi pasar sebesar 49,4, sedangkan Sub-Indeks Manufacturing Prices Paid turun ke level 57,0 dari sebelumnya level 60,9, atau berada di bawah ekspektasi pasar sebesar 60,0.

Selain itu, data Construction Spending memperlihatkan belanja konstruksi di Amerika Serikat (AS) turun 0,1 persen month to month (mtm) pada April 2024, menyusul penurunan sebesar 0.2 persen (mtm) pada bulan sebelumnya dan bertolak belakang dengan ekspektasi pasar yang naik 0,2 persen.

Dari pasar obligasi, imbal hasil (yield) juga bergerak turun dengan yield surat utang pemerintah AS (US Treasury Note) bertenor 10 tahun anjlok sekitar 11 basis poin (bps) menjadi 4,40 persen, atau terendah dalam dua pekan.

Advertisement

Sementara itu, yield US Treasury Note bertenor 2 Tahun turun hampir 8 bps menjadi 4.81 persen karena investor memperdebatkan arah pergerakan suku bunga.

Para pelaku pasar melihat 59 persen peluang bank sentral AS The Fed akan mulai memangkas suku bunga acuan pada September 2024, atau naik dari 53 persen sebelum rilis data ISM Manufacturing Index.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat yaitu dipimpin sektor barang konsumen non primer sebesar 1,23 persen, diikuti sektor properti dan sektor infrastruktur yang naik masing-masing sebesar 1,04 persen dan 1,01 persen.

Sedangkan empat sektor terkoreksi yaitu sektor energi turun paling dalam minus 1,39 persen, diikuti sektor teknologi dan sektor industri yang masing-masing minus 1,05 persen dan minus 0,57 persen.

Advertisement

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu ZYRX, PEVE, AMMN, BULL dan NICL. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni SURI, BHAT, FREN, MBMA dan MHKI.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.072.737 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,42 miliar lembar saham senilai Rp12,34 triliun. Sebanyak 291 saham naik, 273 saham menurun, dan 214 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei melemah 85,50 poin atau 0,22 persen ke 38,837,50, indeks Hang Seng menguat 41,07 poin atau 0,22 persen ke 18.444,10, indeks Shanghai menguat 12,70 poin atau 0,41 persen ke 3.091,19, dan indeks Strait Times melemah 9,93 poin atau 0,30 persen ke 3.338,93.

Emas Antam Meroket

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang dipantau dari laman Logam Mulia, Selasa pagi, meroket Rp14.000 per gram menjadi Rp1.349.000 per gram.

Advertisement

Sebelumnya, harga emas batangan berada di posisi Rp1.335.000 per gram pada Senin (3/6).

Harga jual kembali (buyback) emas batangan pada Selasa, yakni sebesar Rp1.232.000 per gram.

Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017. Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di Logam Mulia Antam pada Selasa:

– Harga emas 0,5 gram: Rp724.500

Advertisement

– Harga emas 1 gram: Rp1.349.000

– Harga emas 2 gram: Rp2.638.000

– Harga emas 3 gram: Rp3.932.000

– Harga emas 5 gram: Rp6.520.000

– Harga emas 10 gram: Rp12.985.000

Advertisement

– Harga emas 25 gram: Rp32.337.000

– Harga emas 50 gram: Rp64.595.000

– Harga emas 100 gram: Rp129.112.000

– Harga emas 250 gram: Rp322.515.000

– Harga emas 500 gram: Rp644.820.000

Advertisement

– Harga emas 1.000 gram: Rp1.289.600.000.

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP. Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22. ***

Lanjutkan Membaca
Advertisement