Ekonomi
Jumat, IHSG Menguat Saat Rupiah Dibuka Melemah dan Emas Antam Turun

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam), Jumat (17/5/2024)
FAKTUAL INDONESIA: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat Jumat (17/5/2024) pagi sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah dan harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menurun.
IHSG dibuka menguat 3,02 poin atau 0,04 persen, kurs rupiah terhadap dolar AS turun 60 poin atau 0,38 persen dan emas Antam turun sebesar Rp11.000 per gram.
Demikian pembukaan perdagangan rupiah terhadap dolar AS, IHSG dan harga emas Antam yang dirangkum dari pantauan media online mediaindonesia.com dan antaranews.com.
Dibuka menguat pada Jumat, IHSG berpeluang menguat seiring adanya sentimen dari tingkat domestik maupun global.
IHSG dibuka menguat 3,02 poin atau 0,04 persen ke posisi 7.249,72. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 0,60 poin atau 0,07 persen ke posisi 909,91.
“IHSG berpeluang menguat pada akhir pekan ini,” sebut Tim Riset Lotus Andalan dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.
Dari mancanegara, Bureau of Labor Statistics mengumumkan data inflasi konsumen Amerika Serikat (AS) tercatat 3,4 persen year on year (yoy) pada April 2024, atau lebih rendah dibandingkan periode Maret 2024 sebesar 3,5 persen (yoy).
Secara bulanan, inflasi AS ada di angka 0,3 persen month to month (mtm) pada April 2024, atau melandai dibandingkan Maret yang tercatat 0,4 persen (yoy).
Kemudian, survei perangkat CME FedWatch Tool menunjukkan bahwa probabilitas pemangkasan suku bunga The Fed berpotensi terjadi sebanyak dua kali dengan total 50 basis poin (bps) pada tahun ini.
Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) menyampaikan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada triwulan I- 2024 sebesar 1,89 persen (yoy) atau lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan IV-2023 yang sebesar 1,74 persen (yoy).
Penjualan properti residensial tumbuh 31,16 persen (yoy) atau meningkat signifikan dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 3,37 persen (yoy) yang didorong peningkatan penjualan pada seluruh tipe rumah.
Dari Asia, konsensus memperkirakan produksi industri China periode April akan meningkat menjadi 5,5 persen (yoy), atau lebih tinggi dibanding Maret sebesar 4,5 persen (yoy).
China juga akan merilis data penting yaitu penjualan ritel periode April dengan konsensus memperkirakan penjualan ritel meningkat menjadi 3,8 persen (yoy), atau lebih tinggi dibanding Maret sebesar 3,1 persen (yoy).
Sementara itu, bursa saham AS Wall Street ditutup di zona merah merespon adanya kekhawatiran kembali mengenai suku bunga. Indeks Dow Jones ditutup melemah 0,1 persen atau 38,62 poin ke 39.869,38. Indeks Nasdaq melandai 0,26 persen atau 44,07 poin ke 16.698,32 sementara indeks S&P 500 terdepresiasi 0,21 persen ke 5.2971.
Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain, indeks Nikkei melemah 129,60 poin atau 0,33 persen ke 38.790,69, indeks Hang Seng menguat 186,61 poin atau 0,96 persen ke 19.563,14, indeks Shanghai menguat 8,51 poin atau 0,27 persen ke 3.130,90, dan indeks Straits Times melemah 3,86 poin atau 0,12 persen ke 3.301,12.
Sentimen Suku Bunga AS
Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Jumat, dibuka melemah dipengaruhi perkiraan pasar bahwa suku bunga kebijakan Amerika Serikat (AS) atau Fed Funds Rate (FFR) yang tinggi akan bertahan lebih lama.
Pada awal perdagangan Jumat pagi, rupiah turun 60 poin atau 0,38 persen menjadi Rp15.984 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp15.924 per dolar AS.
“Pernyataan pejabat The Fed menjadi faktor utama apresiasi dolar AS. Presiden Fed Richmond, Thomas Barkin, dan Presiden Fed New York, John Williams, mengisyaratkan bahwa mereka mendukung sikap The Fed yang higher-for-longer,” kata Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.
Pernyataan mereka menyiratkan bahwa beberapa anggota bank sentral AS atau The Fed masih ragu untuk menurunkan suku bunga kebijakannya lebih cepat pada 2024. Akibatnya, dolar AS menguat dan imbal hasil (yield) US Treasury (UST) 10 tahun naik empat basis poin (bps) menjadi 4,38 persen.
Saat ini para pedagang masih ingin mengobservasi data ekonomi AS yang cenderung beragam. Klaim pengangguran awal AS (US Initial Jobless Claims) untuk pekan yang berakhir pada 11 Mei 2024 turun kira-kira sesuai dengan perkiraan.
Harga impor dan ekspor AS pada April 2024 naik lebih dari yang diantisipasi, perumahan baru dan izin bangunan pada April 2024 cenderung di bawah ekspektasi dan produksi industri pada April 2024 secara tak terduga stagnan.
Josua memproyeksikan pergerakan kurs rupiah akan berada di rentang Rp15.900 per dolar AS sampai dengan Rp16.025 per dolar AS.
Harga emas Antam
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang dipantau dari laman Logam Mulia, Jumat pagi, turun sebesar Rp11.000 per gram menjadi Rp1.343.000 per gram.
Sebelumnya, harga emas batangan berada di posisi Rp1.354.000 per gram pada Kamis (16/5).
Adapun harga jual kembali (buyback) emas batangan pada Jumat, yakni sebesar Rp1.234.000 per gram.
Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017. Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.
Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di Logam Mulia Antam pada Jumat:
– Harga emas 0,5 gram: Rp721.500
– Harga emas 1 gram: Rp1.343.000
– Harga emas 2 gram: Rp2.626.000
– Harga emas 3 gram: Rp3.914.000
– Harga emas 5 gram: Rp6.490.000
– Harga emas 10 gram: Rp12.925.000
– Harga emas 25 gram: Rp32.187.000
– Harga emas 50 gram: Rp64.295.000
– Harga emas 100 gram: Rp128.512.000
– Harga emas 250 gram: Rp321.015.000
– Harga emas 500 gram: Rp641.820.000
– Harga emas 1.000 gram: Rp1.283.600.000
Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP. Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22. ***














