Connect with us

Ekonomi

Arus Balik Lebaran 2026: Penumpang Meroket 12%, Menhub Dudy Ingatkan Keselamatan di Atas Kecepatan

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa momentum puncak arus balik perlu dihadapi dengan kewaspadaan dan perencanaan perjalanan yang matang, baik oleh pengguna kendaraan pribadi maupun masyarakat yang menggunakan angkutan umum.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa momentum puncak arus balik perlu dihadapi dengan kewaspadaan dan perencanaan perjalanan yang matang, baik oleh pengguna kendaraan pribadi maupun masyarakat yang menggunakan angkutan umum.

FAKTUAL INDONESIA: Gelombang arus balik Lebaran 2026 mulai menunjukkan gemuruhnya. Data terbaru dari Posko Harian Angkutan Lebaran mencatat lonjakan signifikan pergerakan masyarakat yang kembali dari kampung halaman.

Menanggapi situasi ini, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memberikan pesan kuat: siapkan fisik, atur waktu, dan jangan memaksakan diri.

​“Saya mengimbau masyarakat agar mengutamakan keselamatan dan mengatur waktu perjalanan dengan baik. Jangan memaksakan diri apabila lelah, karena keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegas Menhub Dudy saat meninjau situasi di Semarang, Selasa (24/3/2026).

Transportasi Umum Kian Diminati

​Berdasarkan data H+2 (23 Maret 2026), tercatat sebanyak 1.448.306 orang melakukan perjalanan dengan angkutan umum. Angka ini melonjak 12,37% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.

Advertisement

​Berikut adalah rincian performa berbagai moda transportasi pada arus balik kali ini:

Moda Transportasi

Jumlah Penumpang (H+2)

Kenaikan/Penurunan

Pesawat Terbang

Advertisement

277.937 orang

+17,93%

Penyeberangan (Ferry)

315.277 orang

+19,78%

Advertisement

Bus & Travel

242.875 orang

+19,29%

Kereta Api

505.297 orang

Advertisement

+6,07%

Kapal Laut

106.920 orang

-2,79%

Dari rincian tersebut tampak sektor penyeberangan dan transportasi darat (bus/travel) menjadi primadona dengan kenaikan tertinggi, hampir menyentuh angka 20%.

Advertisement

Strategi Menghadapi Puncak Arus Balik

​Menhub Dudy menekankan bahwa tingginya mobilitas ini harus dibarengi dengan kewaspadaan ekstra. Kemenhub telah berkoordinasi dengan seluruh stakeholder untuk memastikan simpul-simpul transportasi seperti jalan tol, pelabuhan, hingga bandara tetap terkendali.

​Beberapa poin penting yang ditekankan Menhub untuk para pemudik:

* ​Pilih Waktu Bijak: Hindari pulang di puncak arus balik jika memungkinkan untuk mengurangi kepadatan.

*​ Kondisi Prima: Pastikan kendaraan dalam keadaan layak jalan dan tubuh dalam kondisi sehat.

Advertisement

* ​Istirahat Berkala: Bagi pengguna kendaraan pribadi, jangan ragu untuk berhenti di rest area terdekat jika kantuk menyerang.

* ​Pantau Informasi: Gunakan kanal resmi pemerintah dan operator untuk update lalu lintas terkini.

​“Keselamatan jauh lebih penting daripada kecepatan sampai ke tujuan. Arus balik yang lancar memerlukan dukungan semua pihak. Patuhi aturan dan ikuti arahan petugas di lapangan,” pungkas Menhub. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement