Connect with us

Olahraga

PON XX/2021 Papua: Tekuk Aceh di Final, Papua Penuhi Ambisi Kawinkan Emas Sepakbola

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Para pemain tim sepakbola putra Papua merayakan kemenangan timnya atas tim sepakbola Aceh pada Laga Final cabang olahraga sepakbola putra PON XX Papua 2021, Kamis (14/10/2021) Laga yang berlangsung di Stadion Mandala Jayapura itu dimenangkan Papua dengan skor 2-0. (Foto:PB PON XX Papua/Chaarly Lopulua)

Para pemain tim sepakbola putra Papua merayakan kemenangan timnya atas tim sepakbola Aceh pada Laga Final cabang olahraga sepakbola putra PON XX Papua 2021, Kamis (14/10/2021) Laga yang berlangsung di Stadion Mandala Jayapura itu dimenangkan Papua dengan skor 2-0. (Foto:PB PON XX Papua/Chaarly Lopulua)

FAKTUAL-INDONESIA: Papua memenuhi ambisinya untuk mengawinkan medali emas cabang olahraga sepakbola Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021, Kamis (14/10/2021).

Kesebelasan Papua merebut emas putra setelah di final menundukkan Aceh 2-0 di Stadion Mandala Jayapura, Papua.

Tuan rumah pun sukses mengawinkan emas sepakbola putra-putri di kandang sendiri. Sebelumnya tim putri Papua merebut emas setelah mengalahkan Jawa Barat dengan skor 1-0 pada laga final, Senin (11/10/2021).

Papua sudah unggul 2-0 berkat gol Ricky Ricardo Cawor saat Aceh harus melanjutkan pertandingan dengan sepuluh pemain karena kartu kuning kedua gelandang Muharrir.

Situasi 11 vs 10 itu memudahkan tugas Papua untuk menjaga keunggulan 2-0 itu bertahan hingga peluit tanda bubaran.

Advertisement

 Dengan kemenangan tersebut, tuan rumah sukses mengamankan medali emas sepak bola putra PON Papua, sementara Aceh harus puas dengan perak. Sedangkan medali perunggu diraih oleh Jawa Timur yang dalam laga lebih awal mengalahkan Kalimantan Timur 3-2 lewat babak tambahan waktu.

Ini merupakan emas ketiga PON bagi Papua dari cabang olahraga sepak bola putra, setelah mereka juga meraihnya dalam edisi 1993 di Jakarta dan 2004 di Sumatera Selatan.

Di hadapan publik Stadion Mandala yang tribun-tribunnya terisi padat nyaris tanpa celah dan berisikan mayoritas suporter tuan rumah, anak-anak asuh Eduard Ivakdalam tampil percaya diri untuk menekan Aceh sejak sepak mula.

Hasilnya, belum genap empat menit laga berlangsung Papua mendapatkan hadiah tendangan penalti setelah wasit Fariq Hitaba menyatakan bek Aceh Rezal Mursalin melakukan pelanggaran handball di dalam area terlarang.

Ricky Cawor dengan percaya diri mengemban tugas sebagai algojo untuk memperdaya kiper Chairil Zul Azhar dan membuka keunggulan Papua atas Aceh.

Advertisement

Papua terus memegang kendali dan setelah Rafiko B. Nawipa gagal menyambut umpan tarik tajam, mereka sukses menggandakan keunggulan lewat gol kedua Ricky Cawor di final ini.

Pemain asal Merauke itu memenangi perebutan bola di dekat lingkaran tengah lapangan sebelum merangsek hingga ke tepian kotak penalti dan melepaskan tembakan yang sukses melesak ke gawang, mengubah kedudukan jadi 2-0 pada menit ke-23.

Papua beberapa kali melakukan tekanan tapi gagal menambah marjin keunggulan hingga turun minum, sebaliknya pola 5-3-2 yang diterapkan Fakhri Husaini menjadi bumerang sebab Aceh cukup kesulitan membangun serangan yang selalu terhenti di lini tengah.

Upaya Aceh untuk bangkit dari keadaan kian dipersulit oleh diri mereka sendiri lantaran gelandang Muharrir melakukan pelanggaran berujung kartu kuning kedua dari wasit Fariq Hitaba. Aceh praktis harus menuntaskan laga dengan situasi 10 vs 11 sejak menit ke-64.

Ketimpangan jumlah pemain membuat Papua kian leluasa menguasai pertandingan dan berusaha membongkar pertahanan Aceh, namun sayang upaya-upaya serangan yang dilancarkan gagal membuahkan gol tambahan hingga peluit tanda laga usai berbunyi. ***

Advertisement

= = = = = = = = =

‘HUBUNGI KAMI’

Apakah Anda tertarik  dengan informasi yang diangkat dalam tulisan ini? Atau Anda memiliki informasi atau ide soal politik, ekonomi, hukum dan lainnya? Bagikan pengalaman dan pendapat Anda dengan mengirim email ke aagwared@gmail.com

Harap sertakan foto dan nomor kontak Anda untuk konfirmasi. ***

= = = = = = = = =

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement