Connect with us

Politik

PDIP Dirikan Megawati Institute, Perkuat Politik Berbasis Gagasan dan Akademik

Diterbitkan

pada

PDIP Dirikan Megawati Institute, Perkuat Politik Berbasis Gagasan dan Akademik

Ketua Umum PDIP Megawati Institute, saat meresmikan Megawati Institute. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : PDI Perjuangan (PDIP) menegaskan arah politik berbasis pemikiran dan ideologi melalui peresmian Megawati Institute, sebuah lembaga kajian yang diharapkan menjadi pusat produksi gagasan strategis partai.

Kehadiran institut ini menandai upaya PDIP memperdalam pemaknaan Pancasila, khususnya nilai-nilai yang dirumuskan pada 1 Juni 1945, di tengah dinamika politik nasional yang semakin kompleks.

Baca Juga : PDIP Konsisten Pertahankan Pilkada Langsung, Tak Setuju Dipilih Melalui DPRD

Peresmian Megawati Institute dilakukan langsung oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, melalui penandatanganan akta notaris pada Sabtu (10/1/2026). Prosesi tersebut berlangsung di sela-sela perayaan Hari Ulang Tahun ke-53 PDIP dan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP 2026 di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta. Ribuan kader dari berbagai tingkatan, termasuk pengurus pusat dan para kepala daerah, turut menyaksikan momen tersebut.

Megawati Institute dirancang sebagai lembaga nonprofit yang berfungsi sebagai think tank. Lembaga ini akan menghimpun pemikiran para akademisi, peneliti, dan cendekiawan, baik dari internal partai maupun kalangan independen, untuk merumuskan kebijakan publik yang berpihak pada kepentingan rakyat.

Baca Juga : PDIP Minta Banjir Sumatera Dijadikan Status Bencana Nasional

“Politik harus dijalankan dengan landasan ideologis yang kuat dan pemikiran yang matang. Tanpa itu, kekuasaan akan kehilangan arah,” ujar Megawati Soekarnoputri dalam sambutannya di hadapan kader PDIP.

Advertisement

Untuk tahap awal, kepemimpinan Megawati Institute dipercayakan kepada Hilmar Farid, mantan Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Penunjukan ini dinilai mencerminkan keseriusan PDIP dalam mengelola lembaga kajian secara profesional dan independen.

Baca Juga : PDIP Umumkan Resmi Mendukung Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bukan Oposisi

Hilmar Farid menyatakan bahwa Megawati Institute akan berupaya menjembatani dunia akademik dengan praktik kebijakan. “Institut ini tidak hanya memproduksi wacana, tetapi juga memastikan gagasan tersebut dapat diterjemahkan menjadi kebijakan nyata di tingkat legislatif dan eksekutif,” katanya.

Langkah pendirian Megawati Institute sejalan dengan tema Rakernas PDIP 2026, “Satyam Eva Jayate”, yang bermakna kebenaran pasti menang. Melalui lembaga ini, PDIP ingin memastikan setiap keputusan politik berpijak pada kebenaran, nilai kebangsaan, dan kepentingan jangka panjang bangsa Indonesia.

Dengan hadirnya Megawati Institute, PDIP menegaskan posisinya tidak semata sebagai mesin politik elektoral, tetapi juga sebagai kekuatan ideologis yang terus memproduksi gagasan strategis bagi kedaulatan dan masa depan Indonesia.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement