Selebritis
Bandara Soetta Ditutup, Arie Untung Cari Jalur Alternatif Pulang ke Jakarta dengan ‘Nyambung-nyambung’

Arie Untung dan isteri terpaksa pulang ke Jakarta dengan nyambung-nyambung dari Bali. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Penutupan Bandara Internasional Soekarno-Hatta akibat dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau membuat Arie Untung dan istrinya, Fenita Arie, harus mencari alternatif perjalanan untuk kembali ke Jakarta dari Bali.
Arie dan Fenita sebelumnya berada di Bali untuk melakukan perjalanan. Namun, ketika hendak kembali ke Jakarta melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai, keduanya mendapat informasi bahwa Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara.
Kondisi tersebut membuat pasangan itu mengubah rencana perjalanan. Arie mengatakan mereka memilih mencari penerbangan menuju Yogyakarta agar dapat melanjutkan perjalanan ke Jakarta menggunakan kereta api.
“Guys, akhirnya go show cari pesawat bandara terdekat yaitu Yogja. Nanti mau nyambung naik kereta secepatnya, biar sampai di rumah,” ujar Arie Untung melalui Instagram Stories yang dilihat pada Minggu (6/9/2026).
Arie menjelaskan keputusan tersebut diambil agar mereka dapat segera kembali dan berkumpul dengan keluarga.
“Biar apapun yang terjadi, tetap bisa kumpul sama keluarga,” lanjutnya.
Sebelumnya, Fenita dan Arie sempat mengabarkan kondisi perjalanan mereka setelah mengetahui Bandara Soekarno-Hatta tidak dapat melayani penerbangan. Informasi tersebut mereka terima ketika sudah berada di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.
“PAGI INI BANDARA SOEKARNO HATTA DITUTUP! Kami dari Denpasar nggak bisa pulang ke Jakarta,” tulis Fenita dalam unggahan di media sosialnya.
Ia juga menyebut adanya sebaran abu vulkanik yang berdampak terhadap kondisi udara di sejumlah wilayah Pulau Jawa bagian barat.
Dalam unggahannya, Fenita mengatakan penutupan juga terjadi di sejumlah bandara lain sehingga mereka harus mencari cara alternatif untuk bisa kembali ke Jakarta.
“Bandara Jakarta, Tangerang, Bandung semua tutup. Guys nggak disarankan ke mana-mana dulu. Berkumpul bersama keluarga lebih baik, kami juga sedang cari cara bisa pulang,” tulisnya.
Arie kemudian mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati menyikapi kondisi tersebut. Ia meminta masyarakat tidak melakukan perjalanan apabila tidak memiliki keperluan mendesak.
“Oke guys, stay safe jangan ke mana-mana dulu, alam lagi resah kayaknya,” kata Arie.
Penutupan Bandara Soekarno-Hatta sebelumnya dilakukan menyusul dampak sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Kondisi tersebut turut memengaruhi operasional penerbangan di sejumlah bandara.
Bagi Arie dan Fenita, perjalanan pulang pun harus dilakukan dengan mengombinasikan moda transportasi udara dan kereta api agar tetap dapat mencapai Jakarta di tengah gangguan penerbangan tersebut.***














