Politik
Nama Prabowo Tak Masuk 9 Nama Capres PAN, Ini Kata Gerindra

Prabowo kembali mencalonkan diri sebagai presiden di Pilres 2024. (ist)
FAKTUAL-INDONESIA : Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN pada Minggu (28/8/2022) baru saja mengumumkan 9 nama capres yang bakal diusung di Pilres 2024. Namun sayangnya tak ada nama Prabowo di situ.
Padahal pada Pilpres 2019, PAN o Prabowo yang kala itu berpasangan dengan Sandiaga Uno. Saat itu PAN bergabung dengan Demokrat, Gerindra dan PKS mendukung Prabowo.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengaku pihaknya legowo nama Ketua Umum Prabowo Subianto tak muncul di sembilan usulan calon presiden hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN.
“Kami tidak ada masalah mengenai nama-nama yang keluar, termasuk nama Pak Prabowo tidak ada di situ. Itu lah demokrasi dan kita hormati,” kata Dasco kepada wartawan di kompleks parlemen, Senin (29/8/2022).
Ia mengaku menghargai setiap usulan kader partai politik, apalagi dalam forum Rakernas. Menurut dia, hal itu sah termasuk kemunculan nama Puan Maharani yang justru diusulkan kader PAN ketimbang Prabowo.
Menurut Dasco, usulan para kader dalam Rakernas tak akan mengganggu komunikasi Gerindra dengan PAN. Dia menegaskan Gerindra memiliki komunikasi yang baik dengan PAN, terlebih sebagai rekan koalisi di parlemen.
“Biar bagaimana pun segala sesuatu kita harus berkomunikasi dn tentunya sebagai partner kita di DPR tidak ada masalah antara partai Gerindra,” katanya.
PAN memunculkan 9 nama hasil Rakernas partai tersebut yang digelar pada Sabtu (27/8/2022) lalu. Sembilan nama itu berasal dari tiga kluster, yakni ketua umum partai, teknokrat atau pengusaha, serta kepala daerah.
Rakernas PAN Rekomendasi 9 Nama Capres: Ketum KIB, Puan, hingga Anies
Kluster ketua umum merupakan tiga ketua umum Koalisi Indonesia Bersatu, yakni Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa.
Sedangkan kluster teknokrat adalah Erick Thohir. Lalu kluster kepala daerah yakni, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.***














