Politik
DPR Desak Kemenlu Siapkan Evakuasi WNI di Venezuela

DPR mendesak Kemenlu bertindak cepat untuk evakuasi WNI yang berada di Venezuela. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Menyusul ketegangan yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan Venezuela, Komisi I DPR mendesak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk segera menetapkan status siaga. Selain itu, pemerintah diminta menyiapkan skenario darurat menyusul operasi militer Amerika Serikat yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono di Jakarta, pada Senin (5/1/2026).
Dia menekankan, prioritas utama saat ini adalah menjamin keselamatan warga negara Indonesia (WNI) di sana. Situasi di Karakas dinilai berkembang sangat cepat dan tidak menentu.
Baca Juga : Terbaru, Trump Ancam Lancarkan Operasi Militer ke Kolombia setelah Serang Venezuela dan Incar Kuba
“Kami mengimbau Kemenlu untuk memantau perkembangan secara intensif dan menyiapkan rencana darurat jika kondisi keamanan memburuk,” kata dia.
Pihak parlemen meminta pemerintah tidak lengah dalam menyiapkan logistik dan jalur evakuasi. Meski demikian, setiap langkah diplomasi harus tetap bersandar pada prinsip politik luar negeri bebas aktif serta penghormatan terhadap kedaulatan negara lain.
“Kita tidak boleh gegabah, tetapi kesiapan evakuasi harus disusun sejak dini agar pemerintah dapat bergerak cepat dalam keadaan mendesak,” tambahnya.
Baca Juga : Walikota New York Mamdani Mengutuk serangan Amerika terhadap Venezuela
Ketegangan di Venezuela mencapai puncaknya setelah pasukan AS menggelar serangan besar-besaran di sejumlah titik pada Sabtu (3/1/2026) dini hari Waktu setempat.
Washington berdalih operasi ini bertujuan memutus mata rantai narkoterorisme yang dituduhkan kepada rezim Maduro. Sejak akhir 2025, operasi militer AS di perairan Karibia tercatat telah menewaskan lebih dari 100 orang.
Langkah sepihak AS ini memicu perdebatan hukum internasional terkait legalitas intervensi militer terhadap kepala negara aktif.***














