Connect with us

Olahraga

MotoGP Qatar 2022: Sukses Finis Keempat Espargaro, Aprilia Awali Musim Cukup Menjanjikan

Diterbitkan

pada

Aleix Espargaro sukses berada di peringkat keempat di MotoGP Qatar 2022. (Ist)

FAKTUAL-INDONESIA: Setelah menghabiskan akhir pekan latihan bersama para pemimpin di setiap sesi latihan dan kualifikasi, Aleix Espargaró (Spanyol), mengkonfirmasi penampilannya dalam balapan, dengan berhasil meraih posisi keempat di MotoGP Qatar 2022, Minggu (6/3/2022).

Espagaro bersaing sangat ketat dimana empat pembalap teratas dengan hanya berjarak dua detik satu sama lain. Seri pembuka MotoGP Qatar akhirnya dimenangi pembalap satelit bukan pabrikan, Enea Bastianini (Ducati Gresini/Italia).

Awal yang baik, Aleix berjuang di posisi yang tidak jauh dari podium, berhasil mengalahkan dan mengejar Alex Rins (Suzuki Ecstar/Spanyol), Johan Mir (Suzuki Ecstar/Spanyol) dan Marc Márquez (Honda Repsol/Spanyol), namun gagal menyalip, Pol Espagaro (Honda Repsol/Spanyol) untuk naik ke podium.

Dengan hasil tersebut, Aleix Espagaro berhasil mencapai hasil yang luar biasa, salah satu yang terbaik di sejarah keikutsertaan Aprilia di MotoGP, yang juga menegaskan kembali nilai penting dari RS-GP 2022, V4 terbaru yang debutnya tampil diuji coba musim dingin belum lama ini. Motor ini mampu mengkonfirmasi respon positif seperti yang terlihat dalam tes pra musim di balapan pertamanya. Faktanya, Aleix berhasil finis dengan waktu balapan terbaik kedua dan masuk dalam daftar pembalap top dalam hal kecepatan tertinggi.

“Berada sangat dekat dengan posisi podium dan melewatkannya tampak seperti kekecewaan, namun saya sangat puas dengan hasil balapan kami di sepanjang akhir pekan,” kata Espagaro yang diterima Faktualid.com dari Aprilia. “Catatan waktu menunjukkan bahwa saya adalah salah satu yang tercepat pada lintasan. Namun sayangnya, saya kehilangan sepersepuluh hal fundamental saat mengejar Marc dan Joan. Dan pada akhirnya, saya berpikir kondisi ban kami lebih baik dari yang dimiliki oleh saudara saya, Pol dan milik Brad, namun kesalahan kecil di putaran ke-4 membuat saya tidak menyerang di akhir. Bagaimanapun, Aprilia is in the mix – we’re in it! Ini akan menjadi kejuaraan yang luar biasa dimana kami dapat bertarung melawan pembalap top dan pabrikan terbaik di dunia,” lanjutnya.

Advertisement

Sementara pembalap Aprilia lainnya,Maverick Viñales (Spanyol), meskipun masih jauh dari hasil yang bisa dicapai oleh pembalap dengan bakat sepertinya. Tapi ia tetap terampil seperti yang dapat dilihat di sesi latihan dan kualifikasi, di mana Maverick merasa masih perlu mendapatkan perasaan/sensasi/interaksi yang tepat dengan motornya di trek ini. Menyesuaikan diri dengan kecepatan balapannya dan mengalami beberapa tabrakan, Maverick berjuang keras dari baris ke-delapan hingga mencapai peringkat ke-dua belas, yang memberinya poin kejuaraan pertamanya di musim 2022.

“Tentu saja ini adalah hasil yang sangat mengecewakan,” ucap Vinalez. “Hal ini sama sekali tidak sesuai dengan ekspektasi saya maupun tim, namun saya tidak pernah mendapatkan perasaan/sensasi yang tepat dengan front end dan saat menuju tikungan. Kami punya banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Kami harus memahami motor ini dengan lebih baik lagi. Kami merasakan beberapa sensasi saat tes yang tampaknya harus kami temukan kembali. Saya tidak melakukan kesalahan dalam balapan ini dan tidak mengalami penurunan performa ban yang signifikan, tapi saya juga belum berhasil memiliki kecepatan yang tajam. Ini bukan apa yang kami inginkan ataupun apa yang ingin kami capai,” lanjt Vinalez yan bertekad akan meraih hasil lebih baik di seri berikutnya. ****

Lanjutkan Membaca
Advertisement