Olahraga
MotoGP 2022: Menangi GP Amerika di Texas, Bastianini Sebut Dirinya ‘Lapar-Haus’ Lebih Banyak Kemenangan

Enea Bastianini ketika podium juara di GP Amerika 2022. (Foto:Livescore.com)
FAKTUAL-INDONESIA: Enea Bastianini senang dengan kemenangan MotoGP seri GP Amerika di Texas, dan menyebut usai sukses tersebut dirinya menjadi ‘lapar-haus’ akan lebih banyak lagi
Bastianini bersulang untuk kemenangan Grand Prix of the Americas dengan memanjakan dirinya dengan beberapa burger dan mengatakan dia lapar untuk mempertahankan posisi teratas dalam kejuaraan. Pembalap Gresini melewati Jack Miller dari Ducati dengan lima lap tersisa di Sirkuit Amerika di Texas untuk mencatat kemenangan keduanya dalam empat balapan musim ini.
Bastianini finis 2,058 detik di depan penantang terdekat Alex Rins, yang juga menyalip Miller yang berada di posisi ketiga, saat pebalap Italia itu menambah kemenangan perdananya di MotoGP di Qatar.
“Ini hari yang fantastis,” kata Bastianini. “Miller memiliki kecepatan yang fantastis di bagian pertama balapan, kemudian saya merasa harus mendorong, saya berakselerasi seperti orang gila dan saya menang. Menang di sini di Amerika sangat fantastis. Sekarang kami makan burger,” lanjutnya.
Bastianini memimpin klasemen pebalap dengan empat dari 21 balapan selesai, duduk lima poin lebih baik dari pebalap Suzuki Ecstar Rins dan 11 poin dari Aleix Espargaro dari Aprilia.
Dan pembalap berusia 24 tahun itu mulai percaya bahwa 2022 yang tidak dapat diprediksi, di mana 10 pembalap telah finis di podium selama empat balapan pertama, bisa menjadi kenangan yang tak terlupakan.
“Itu mungkin,” kata Bastianini ketika ditanya apakah dia bisa mempertahankan posisi teratas. “Ini lebih baik daripada kemenangan Qatar karena kami tahu kami konsisten dan setiap balapan kami berada di depan. Kami akan melihat apakah kami bisa mengulangi hasil ini di masa depan. Di balapan Eropa, saya pikir jaraknya akan semakin dekat lagi,” sambungnya.
Bastianini hanya pemenang ketiga dalam sejarah sembilan tahun balapan, dengan Marc Marquez telah menang pada tujuh kesempatan sebelumnya dan Rins sekali, pada 2019.
Marquez pulih dari awal yang buruk pada hari Minggu untuk naik dari urutan ke-17 ke urutan keenam, sementara Joan Mir dan Francesco Bagnaia melengkapi posisi lima besar.
Sementara Marquez naik di akhir klasemen, Miller turun dari posisi pertama ke posisi ketiga dalam balapan yang dia pimpin selama 15 dari 20 lap.
Alih-alih merasa terlalu sedih, pebalap Australia itu hanya memberi selamat kepada Bastianini dan Rins karena finis lebih kuat.
“Saya memiliki perasaan campur aduk,” katanya. “Saya menjalani balapan yang fantastis. Enea melewati saya tetapi saya tidak melakukan kesalahan. Kejuaraan ini sangat lama, apa pun bisa terjadi. Terbuka lebar,” imbuhnya. ****














