Olahraga
Malaysia Masters 2024: Ganda Putri Febriana/Amalia Melaju, Komang Ayu Terhenti

Ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi, melaju ke babak 16. (Foto: PBSI)
FAKTUAL-INDONESIA: Ganda putri Skuad Merah Putih, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi, melaju ke babak 16 besar turnamen BWF500 Malaysia Masters 2024, setelah pada penampilan perdana sukses mengandaskan salah satu harapan tuan rumah Vivian Hoo/ Lim Chiew Sien (Malaysia) dengan dua game langsung 21-14, 21-11, Rabu (22/5/2024), di Axiata Arena Kuala Lumpur, Malaysia.
“Hari ini kami bisa bermain baik dan meraih kemenangan,” kata Febriana. “Yang penting juga kami bisa baik beradaptasi dengan lapangan karena sejak datang dari Thailand Open kami belum sempat berlatih di main court,” tambahnya.
Ditambahkan Febriana, kemarin belum sempat menjajal lapangan. Tetapi mereka berusaha secepat mungkin agar bisa beradaptasi dengan lapangan pertandingan.
Ditanya pertandingan babak kedua di 16 besar? “Besok di babak kedua akan bertemu pasangan China,” tutur Febriana. ” Kami akan melihat video pertandingan lawan dan berdiskusi dengan pelatih. Yang perlu diwaspadai adalah servis dan pembukaannya pemain China itu biasanya cepat,” lanjutnya.
Sedang Amalia, kemenangan karena sebelumnya mempelajari permainan lawan. “Dari strategi permainan, kami sebelumnya sudah melihat rekaman video permainan lawan,” ungkap Amalia. “Dari awal sudah mempersiapkan strateginya seperti apa. Cuma di poin-poin awal sempat mati-mati sendiri. Setelah kami mencoba bermain lebih aman bisa bermain lebih baik. Sementara setelah itu lawan malah banyak mati sendiri,” imbuh Amalia.
Menurut Amalia, pola main kian enjoy memasuki game kedua. “Di game kedua pola permainan kami lebih masuk,” aku Amalia. “Adaptasi dengan lapangan juga sudah lebih baik lagi. Makanya perbedaan skornya lumayan jauh. Kami makin enak bermain,” lanjutnya.

Komang Ayu Cahya Dewi terhenti. (Foto: PBSI)
Komang Ayu Terhenti
Sementara tunggal putri Komang Ayu Cahya Dewi harus terhenti di babak pertama atau 32 besar. Ia terhenti di tangan SIM Yu Jin (Korea) yang pekan sebelumnya mampu dikalahkan di Thailand. Ia kalah melalui rubber game 21-16, 11-21 dan 6-21.
” Di game pertama saya bisa menguasai permainan,” aku Komang Ayu. ‘ Pukulan-pukulan saya bisa banyak menghasilkan angka. Saya bisa bermain baik. Hanya di game kedua saya sempat kehilangan fokus. Juga kondisi lapangan yang berangin. Saya kurang siap mengantisipasi,” tambahnya.
Di game ketiga, lanjut Komang Ayu, lawan benar-benar bisa menguasai permainan. “Kondisi fisik saya belum pulih untuk bisa bermain baik lagi seperti game pertama,” ucap Komang Ayu. “Belum bisa main fit lagi. Saya juga banyak melakukan kesalahan sendiri. Langkah kaki saya juga terasa berat. Hal ini karena cedera otot di bagian paha yang saya alami di Thailand Open lalu juga belum pulih. Ini lumayan mengganggu pergerakan,” jelasnya.
Dijelaskan Komang Ayu, dibanding pertemuan di Thailand Open pekan lalu, kali ini Yu Jin rupanya lebih siap di pola main. “Lawan juga lebih menguasai permainan,” tuturnya. “Lawan sepertinya sudah belajar dari kesalahan-kesalahan di pertemuan sebelumnya,” jelas Komang Ayu. ****














