Connect with us

Olahraga

Miranda S. Gultom Buka Ernst Gultom Memorial, Mekadata Pimpin Babak Penyisihan

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Dalam sambutannya, Miranda S. Gultom menegaskan bahwa Ernst Gultom Memorial akan menjadi agenda tahunan dengan skala yang terus berkembang

Dalam sambutannya, Miranda S. Gultom menegaskan bahwa Ernst Gultom Memorial akan menjadi agenda tahunan dengan skala yang terus berkembang. (Foto: Istimewa)

Oleh: Bert Toar Polii

FAKTUAL INDONESIA: Miranda S. Gultom, penggagas sekaligus sponsor Ernst Gultom Memorial Tournament, secara resmi membuka penyelenggaraan turnamen tersebut pada Sabtu pagi di Xendit Hall, Menara Sentraya, Jalan Iskandarsyah, Jakarta Selatan.

Upacara pembukaan diawali dengan laporan Ketua Panitia, Bert Toar Polii, mengenai kesiapan penyelenggaraan turnamen.

Dalam laporannya, Bert menyampaikan apresiasi kepada 12 tim peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, terdapat pemain yang secara khusus datang dari Manado, Pulau Jawa, hingga Padang untuk mengikuti turnamen ini.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Presiden Ganesha Bridge Club, Abah Tonny Satramihardja, yang telah meminjamkan berbagai peralatan pertandingan.

“Bantuan tersebut sangat berarti karena sebagian besar peralatan milik PB GABSI saat ini masih berada di Mamuju untuk persiapan Kejuaraan Nasional Bridge, setelah sebelumnya digunakan pada Balikpapan Bridge Open Tournament bulan Juni lalu,” ujar Bert.

Advertisement

Dalam sambutannya, Miranda S. Gultom menegaskan bahwa Ernst Gultom Memorial akan menjadi agenda tahunan dengan skala yang terus berkembang.

Ia bahkan berkomitmen menyelenggarakan dua turnamen setiap tahun. Selain Ernst Gultom Memorial, akan digelar pula satu turnamen khusus putri.

Menurut Miranda, penyelenggaraan turnamen putri diharapkan dapat menjaga kesinambungan prestasi bridge putri Indonesia yang telah berhasil menjuarai Asia Cup pada tahun 2022 dan 2026, masing-masing di Jakarta dan Goa.

“Prestasi tersebut merupakan kebanggaan bagi Indonesia. Semoga melalui turnamen khusus putri ini akan lahir bibit-bibit baru yang mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi tersebut,” harapnya.

Sebelum pertandingan dimulai, seluruh peserta mengheningkan cipta untuk mengenang para insan bridge yang telah berpulang, khususnya Paula Diana Warokka Wirjawan, salah satu pemain putri senior Indonesia yang baru saja meninggal dunia pada usia 93 tahun.

Advertisement

Semasa hidupnya, Paula dikenal sebagai pecinta bridge sejati yang tetap aktif bermain sedikitnya satu kali setiap minggu hingga usia senjanya.

Mekadata Memimpin

Setelah delapan sesi pertandingan babak penyisihan, persaingan menuju empat besar mulai terlihat. Mekadata tampil konsisten dan memimpin klasemen sementara.

Klasemen Sementara setelah 8 Session

Peringkat         Tim      VP

Advertisement

1          Mekadata        104.73

2          BTC    94.69

3          Jaya Abadi      93.29

4          Djarum Black  91.43

5          Djarum Bold   90.68

Advertisement

6          Garuda Bridge Club   79.88

7          MABI 74.34

8          Djarum LA      72.81

9          Ganesha ISR   69.95

10        G Apical          69.32

Advertisement

11        Bhineka           64.91

12        Alunand          53.97

Babak penyisihan akan berlangsung selama 11 session, sehingga masih tersisa tiga session lagi.

Persaingan dipastikan semakin menarik karena sedikitnya enam tim masih memiliki peluang realistis untuk mengamankan posisi empat besar sekaligus tiket ke babak semifinal.

Meski demikian, Mekadata yang saat ini memimpin klasemen memiliki peluang besar untuk mengunci satu tempat di semifinal apabila mampu mempertahankan performanya pada tiga session terakhir.

Advertisement

Format Babak Akhir

Sesuai peraturan pertandingan, empat tim teratas pada akhir babak penyisihan akan melaju ke babak semifinal dengan sistem gugur (knock-out).

Tim peringkat pertama memperoleh hak memilih lawan antara tim peringkat ketiga atau keempat. Tim yang tidak dipilih otomatis akan menghadapi peringkat kedua.

Pemenang kedua pertandingan semifinal akan bertanding memperebutkan gelar juara, sedangkan tim yang kalah akan memperebutkan posisi ketiga.

Sementara itu, delapan tim yang tidak lolos ke semifinal tetap akan melanjutkan kompetisi melalui Swiss Teams sebanyak empat session.

Advertisement

Menariknya, pertandingan Swiss tidak dimulai dari nol. Masing-masing tim akan membawa 50 persen dari total skor yang diperoleh selama 11 session babak penyisihan, sehingga setiap poin yang diraih sejak awal tetap memiliki nilai strategis.

Panitia menyediakan plakat serta hadiah uang pembinaan bagi seluruh semifinalis, serta bagi Juara 1 dan Juara 2 pada kompetisi Swiss Teams. ***

Lanjutkan Membaca
Advertisement