Olahraga
Semifinal Panas Menanti, Djarum Black Seolah Dilindungi Dewi Keberuntungan

Para pemain Djarum Black jelas memiliki kemampuan analisis kartu dan pengambilan keputusan yang sangat tajam.
Oleh: Bert Toar Polii
FAKTUAL INDONESIA: Tim Djarum Black yang diperkuat Paulus Sugandi, Jemmy Bojoh, Anthony Soebroto, Agus Kustrijanto, Leslie Gontha, dan Kristina Wahyu Murniati tampaknya benar-benar sedang berada di bawah naungan Dewi Keberuntungan pada rangkaian turnamen bridge online ini.
Setelah wafatnya salah satu pilar mereka, Stefanus Supeno, komposisi tim mengalami perubahan. Posisi yang ditinggalkan Supeno kemudian diisi oleh salah satu pemain nasional putri Indonesia, Kristina Wahyu Murniati. Pergantian ini ternyata tidak melemahkan tim—bahkan sebaliknya, Djarum Black terus melaju dengan hasil dramatis.
Baca Juga : Ganesha ISR Teratas di BBO, Empat Tim Djarum Menguntit
Pada Ernst Gultom Invitation Online Bridge Tournament, mereka keluar sebagai juara. Namun perjalanan menuju gelar tersebut tidak semulus yang dibayangkan, meskipun mereka tampil sebagai juara babak penyisihan.
Di babak semifinal mereka memilih BTC sebagai lawan. Dalam pertandingan itu Djarum Black sebenarnya kalah dalam perolehan IMP, tetapi mereka tetap lolos ke final karena terbantu carry over dari babak penyisihan.
Kisah serupa kembali terjadi di final melawan Minsel Plus. Sekali lagi mereka kalah dalam perolehan IMP, tetapi kembali diselamatkan oleh carry over yang membuat mereka tetap keluar sebagai juara.
Keberuntungan yang Berulang
Fenomena ini ternyata berlanjut dalam MBH Bridge Community Invitation Online Bridge Tournament.
Baca Juga : Dibayangi “Pasukan” Djarum, Ganesha ISR Memimpin MBH Bridge Community Invitation Online Bridge Tournament di BBO
Di babak knock-out mereka bertemu sesama tim Djarum, Djarum LA.
Pada sesi pertama Djarum Black tertinggal 19 IMP. Namun pada sesi kedua mereka berhasil membalas dengan 15 IMP.
Hasil akhirnya menjadi 19-19 IMP.
Di sinilah kembali faktor keberuntungan bermain. Karena memiliki peringkat lebih tinggi pada babak penyisihan, Djarum Black dinyatakan lolos ke semifinal.
Untuk ketiga kalinya, keberuntungan seolah berpihak kepada mereka.
_____________
Tapi Keberuntungan Saja Tidak Cukup
Namun tentu saja keberuntungan saja tidak cukup untuk membuat sebuah tim terus melaju.
Baca Juga : Djarum Black Juara Ernst Gultom Invitational Online Bridge Tournament Berkat Carry Over
Para pemain Djarum Black jelas memiliki kemampuan analisis kartu dan pengambilan keputusan yang sangat tajam.
Salah satu contoh menarik terjadi pada papan terakhir yang sangat menentukan — papan nomor 8, yang dimainkan oleh pasangan Kristina Wahyu Murniati – Leslie Gontha.
Kristina (Nana) yang duduk di Barat membuka:
1♣ Strong Precision
Pegangannya:
♠ KJ3
♥ AK
♦ A972
♣ A1097
Di sebelah kiri muncul overcall 1♦, partner dan lawan berikutnya pass.
Dengan pegangan seperti ini, banyak pemain kemungkinan akan rebid 1NT. Namun Nana memilih PASS.
Keputusan yang tidak biasa — tetapi sangat penting dalam jalannya papan ini.
Baca Juga : Djarum Black Juara Babak Penyisihan Ernst Gultom Invitational Online Bridge Tournament
______________
Ujian Bagi Partner
Sekarang giliran partnernya di Timur yang harus menentukan opening lead.
Pegangannya:
♠ 10982
♥ 76543
♦ 65
♣ J5
Leslie Gontha kemudian memilih lead yang ternyata sangat menentukan:
♣J
Lead sederhana ini menjadi kunci keberhasilan defense.
Di meja lain, kontrak 2♦ berhasil dibuat oleh declarer.
Namun berkat defense yang presisi, di meja Nana kontrak hanya bisa dibuat pas, sehingga Djarum Black memperoleh 1 IMP yang sangat berharga.
Baca Juga : Bridge Indonesia Kembali Kehilangan Pemain Nasional, Stefanus Supeno Dari Djarum Bridge Club Berpulang
______________
Susunan Kartu
Utara
♠ Q7
♥ Q92
♦ KQJ94
♣ K32
Selatan
♠ A654
♥ J108
♦ 108
♣ Q964
Setelah lead ♣J, dummy memainkan kecil dan Nana juga kecil.
Leslie menang dengan ♣K.
Declarer kemudian memainkan ♦K, tetapi Nana langsung mengambil dengan ♦A, lalu melanjutkan ♥A dan ♥K yang menunjukkan doubleton heart.
Baca Juga : Dua Tim Djarum & MBC Bhineka Senior Siap ke The 8th The 7th SEABF & 41st ABC Championship 1-5 Desember Manila
Defense kemudian berlanjut dengan:
♣A
club ruff
heart ruff
Kontrak pun akhirnya hanya bisa dibuat, bukan lebih.
Hasil ini memberi 1 IMP bagi Djarum Black, yang akhirnya cukup untuk membuat pertandingan berakhir imbang 19-19 — dan kembali membawa mereka lolos.
Satu Papan yang Menentukan Nasib
Jika saja pegangan Timur sedikit berbeda — misalnya 5 kartu spade dan 4 kartu heart — hasil papan ini bisa sangat berbeda.
Kadang dalam bridge, satu papan kecil bisa menentukan nasib seluruh pertandingan.
Semifinal Panas Menanti
Baca Juga : Climanusa Gagal Pertahankan Gelar, Ditikung Lap Terakhir Oleh Djarum Black di GBOT 5
Di babak semifinal nanti:
- Djarum Black vs Djarum Bold
- Ganesha ISR vs Mekadata
Apakah Dewi Keberuntungan akan terus menyertai Djarum Black?
Ataukah akhirnya keberuntungan itu akan berpindah tangan?
Para pecinta bridge tentu menantikan jawabannya di meja pertandingan. ***














