News
Pagu Anggaran Kemenparekraf Dipotong cukup Signifikan

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf. (Ist).
FAKTUALid – Tidak menggeliatnya sektor pariwisata di masa pandemi Covid-19 membuat anggaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tahun 2021 digunting cukup signifikan. Pagu defenitif Kemenparekraf tahun 2021 hanya Rp4.907.148.382.000. Setelah dipotong yang tersisa tidak sampai Rp3 triliun.
“Komisi X DPR RI mendapat informasi ada pemotongan signifikan, sehingga dilakukan realokasi atau refocusing pada APBN 2021. Sudah empat kali dilakukan refocusing,” ungkap Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf saat memimpin rapat kerja Komisi X DPR RI dengan Menparekraf Sandiaga Uno, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (24/8/2021).
Dede menyebutkan, pemotongan anggaran tersebut sebesar Rp2.260.781.800.000. Sehingga, anggaran yang tersisa tinggal Rp2.880.366.582.000. Padahal, lanjut Dede, banyak program yang sudah disepakati sebelumnya dengan pagu defenitif sebelumnya. Publik, terutama para pelaku pariwisata dan ekraf pasti bertanya-tanya bagaimana nasib program kerja Kemenparekraf 2021 dengan pemotongan anggaran tersebut.
“Sisa pagu ini tentu berdampak pada kegiatan-kegiatan Kemenparekraf yang sudah disepakati sejak awal dan dirancang untuk dipenuhi di tahun 2021 ini. Tentu ini jadi pertanyaan publik terutama pelaku pariwisata dan ekraf. Komisi X ingin bertanya berapa pemotongannya dan bagaimana dampak pemotongan terhadap target Kemenparekraf,” ucap politisi Partai Demokrat itu. ***














