News
Catat Kemenangan Sempurna, Priska/Eala Renda Harapan di Yunior Wimbledon

Priska Madelyn Nugroho (kanan) mengangkat tropi usai memenangi Australia Terbuka 2020. (ist)
FAKTUALid – Pasangan ‘gado-gado’ Priska Madelyn Nugroho/ Alexandra Eala (Indonesia/Filipina) mengawali langkah gemilang mencatat kemenangan sempurna 6-0, 6-0 dari pasangan E Matsuda/V Xu (Jepang/Amerika Serikat) guna lolos babak kedua grand slam yunior Wimbledon 2021, Rabu (7/7/2021), di All England Club London, Inggris.
Priska/Eala kali ini memang menempati unggulan ketiga. Ini tentunya setelah hasil gemilang ketika duet mereka sukses merabut gelar juara di grand slam yunior Australia Terbuka tahun 2020.
Di babak kedua, pasangan Priska/Eala akan menghadapi duet C Fontenel/A Krueger (Swiss/Amerika Serikat). Fontenel/Krueger lolos ke babak kedua sesudah menang dari O Babel/ELskevich (Prancis/Belarusia) 7-6 (2),6-3.
Priska menjuarai ganda putri Australian Terbuka Junior 2020 bersama petenis Filipina Alexandra Eala, dimana kala itu dia mendapatkan laga paling emosional di semifinal.
“(Momen) yang paling berkesan di semifinal, karena sempat ketinggalan match point. Tertinggal 1-7, 4-8 di super tie break. Kemudian bisa menang 10-8. Itu sangat emosional,” kata Priska kala itu.
Ketika itu di semifinal, Priska/Eala sukses menaklukkan pasangan unggulan pertama Kamilla Bartone (Latvia)/Linda Fruhvirtova (Republik Ceko) dengan skor 1-6, 7-5 dan 10-8.
Di final justru Priska/Eala tidak terbendung. Mereka mendulang kemenangan 6-1, 6-2 atas pasangan Ziva Falkner (Slovenia)/Matilda Mutavdzic (Britania) untuk mengamankan gelar juara.
Priska merasa bangga mampu kembali mengharumkan nama Indonesia di ajang Grand Slam setelah berlaga di Wimbledon dan US Open Junior tahun lalu, namun ia mengakui dirinya harus tetap meningkatkan permainan dan tidak cepat berpuas diri.
Pencapaian Priska pada kategori ganda belum mampu diulanginya saat tampil di kategori tunggal. Walau demikian, Priska menyatakan masih akan tampil pada kategori tunggal dan ganda. Bahkan jika ia nanti “naik kelas” ke level senior. ****













