Nusantara
Usai Jalani Isolasi 10 Hari, Sejumlah Warga Mulai Tinggalkan Isoter

Setelah isolasi 10 hari, sejumlah warga yang menjalani isolasi di Ndalem Priyosuhartan mulai dipulangkan. (Foto: istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Sejumlah warga yang menjalani isolasi di tempat isolasi terpusat (isoter) Ndalem Priyosuhartan mulai dipulangkan. Setelah menjalani isolasi selama 10 hari di tempat tersebut.
Hari ini, Jumat (18/2/2022) ada lima warga yang sebelumnya Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 , dipulangkan ke rumah mereka masing-masing karena sudah sembuh. Mereka ada yang dijemput keluarganya dan ada yang dipulangkan dengan menggunakan kendaraan yang telah disediakan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo.
“Hari ini ada lima yang pulang, kemarin ada empat. Jadi total sudah ada sembilan pasien yang dipulangkan,” jelas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo, Nico Agus Putranto.
Nico mengatakan pasien yang telah sembuh dan diperbolehkan keluar dari isoter diberikan surat keterangan sehat dari Dinas Kesehatan Kota Solo.
“Isolasi yang harus dijalani selama 10 hari tetapi jika masih ada gejala akan ditambah tiga hari lagi, itu sesuai SOP,” jelasnya lagi.
Hingga kini jumlah pasien yang masih diisolasi di Ndalem Priyosuhartan terdapat 33 pasien. Dari jumlah tersebut, enam diantaranya laki-laki.
“Nanti di Ndalem Priyosuhartan hanya akan diisi pasien wanita saja. Sedangkan untuk yang laki-laki akan ditempatkan di Graha Wisata Niaga,” katanya.
Pemisahan lokasi isolasi untuk pria dan wanita tersebut dilakukan untuk menjaga kenyamanan warga yang diisolasi.
“Untuk kenyamanan pasien aja, jaga-jaga khawatir nanti kalau dicampurkan,” katanya lagi.
Kapasitas tempat tidur di Ndalem Priyosuhartan hanya 41 bed sedangkan di Garaha Wisata Niaga sebanyak 50 tempat tidur. Pemkot Solo baru menyediakan dua lokasi tersebut untuk isoter. ***














