Connect with us

Nusantara

Solo Level 3, Masyarakat Diminta Tidak Kendorkan Prokes

Diterbitkan

pada

 

Wali Kota Solo saat meninjau pelaksanaan PTM. (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengingatkan masyarakat untuk tidak mengendorkan protokol kesehatan (prokes). Meskipun saat ini angka kasus Cobid-19 di Kota Solo semakin sedikit.

Gibran meminta agar masyarakat tidak euforia dan menggelar pesta yang bisa menimbulkan kerumunan. Pasalnya saat ini Kota Solo masih berada di level 3 dan jangan sampai justru nanti turun ke level 4, seperti yang terjadi di Kabupaten Brebes saat ini.

“Prokes jangan kendor,  jangan ada euforia, pesta dan lain-lain. Harus tetap menahan diri,” jelas Gibran di Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (15/9/2021).

Jika Kota Solo sampai turun ke level 4 lagi, maka kondisinya akan lebih sulit. Tetapi pihaknya yakin jika Kota Solo tidak akan turun ke level 4, pasalnya capaian vaksin di Kota Solo saat ini sudah mencapai lebih dari 101 persen.

Advertisement

“Capaian vaksin sudah tinggi. Positivity rate rendah banget, BOR ( bed occupancy rate) juga sudah rendah banget. Mudah-mudahan bisa naik ke level 2, tenang saja,” jelasnya lagi.

Disinggung pelaksanaan prokes selama Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Gibran mengaku masih menemukan guru-guru dan murid yang tidak memakai masker.

“Sebelum saya berangkat ke balai kota, saya selalu mampir ke sekolah -sekolah dulu secara mendadak, jadi saya bisa lihat guru -guru itu mematuhi protokol kesehatan atau tidak, dan murid nya di batasi tidak,” katanya.

Guru-guru yang melanggar prokes tersebut langsung ditegur kepala dinas pendidikan.

“Saya kemarin menemukan tiga guru di 1 SMP. Kalau guru tidak pakai masker maka dikhawatirkan murid nya juga ikutan tidak pakai masker di saat pembelajaran. Makanya setiap harI kami cek,” katanya lagi.

Advertisement

Lebih lanjut Gibran mengatakan sampai saat ini belum ada sekolah yang ditutup karena ada siswa atau guru yang positif Covid-19 selama PTM. Pihaknya akan melakukan cek acak untuk memastikan tidak ada kasus selama PTM berlangsung. ***

Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement