Home NasionalNusantara Langgar PPKM Darurat, Ratusan Pelaku Usaha di Solo Dapat SP

Langgar PPKM Darurat, Ratusan Pelaku Usaha di Solo Dapat SP

oleh Uti Farinzi
 
 

Kepala Satpol PP Kota Solo, Arif Darmawan. (Foto: Istimewa)

 
FAKTUALid –  Sebanyak 187 pelaku usaha di Kota Solo mendapatkan peringatan karena melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
 
Pelanggaran yang dilakukan sebagian besar adalah masih membuka tokonya meskipun bukan termasuk sektor esensial.Selain itu juga melanggar jam operasional serta masih melayani makan di tempat.
 
“Selain itu juga kita masih diskusikan dengan anggota karena ada yang masih abu-abu apakah sektor esensial atau bukan. Seperti kacamata, kios fotocopy , bekam dan pijat keseleo. Tadi kami menutup kios fotocopy di daerah Kentingan diprotes mahasiswa karena bagaimana nasib mahasiswa yang fotocopy skripsi,” jelas Kepala Satpol PP Kota Solo, Arif Darmawan di Balai Kota Solo, Rabu (7/7/2021).
 
Lebih lanjut Arif mengatakan bentuk tindakan yang dilakukan petugas kepada pelaku usaha yang melanggar aturan ada empat tahap. Yakni teguran lisan, tertulis, penutupan sementara hingga penutupan tetap.
 
“Kalau hari pertama dan kedua kemarin masih sebatas sosialisasi dan inisiasi kalau selanjutnya tidak mematuhi ya kita beri Surat Peringatan (SP),” jelasnya lagi.
 
Tetapi jika pembangkangan masih terjadi maka akan bisa dijerat dengan UU Kedaruratan dan UU Karantina. Jika ada perlawanan dan menghalang-halangi petugas bisa dilanjutkan dengan gelar perkara dengan kejaksaan dan kepolisian.
 
“Kemarin untuk beberapa kasus sudah kita gelar perkara. Ada beberapa” katanya.
 
Lebih lanjut Arif mengatakan sampai saat ini pihaknya belum melakukan tindak pidana ringan (tipiring) kepada pelanggar. Masih sebatas tindakan persuasif.
 
“Tapi tadi perintah dari Forkopimda mulai pekan depan kita harus tegas. Kalau sudah ditempeli stiker tapi masih ngeyel ya kira ambil alat dagangannya,” katanya lagi. (Uti Farinzi) ***

Tinggalkan Komentar