Connect with us

Nusantara

Dapat Tambahan Vaksin Lagi, Vaksinasi Booster di Solo Kembali Digenjot

Avatar

Diterbitkan

pada

Vaksinasi booster di Kota Solo kembali digenjot. (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Vaksinasi booster di Kota Solo, Jawa Tengah kembali digenjot setelah Selasa (8/3/2022) mendapatkan pasokan vaksin AstraZeneca. Vaksin yang diterima Kota Solo tersebut untuk 40.000 sasaran.

“Kalau kurang saya minta lagi, kemarin kan saya gak dapat drop terus saya telepon ke provinsi, terus saya minta vaksin untuk 40.000 sasaran,”  jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih kepada wartawan di Balai Kota Solo, Jawa Tengah,  Rabu (9/3/2022).

Menurut Siti, vaksin yang didapatkan tersebut akan cukup hingga 10 hari mendatang. Mulai hari ini, seluruh puskesmas dan rumah sakit di Kota Solo sudah mulai kembali melayani vaksinasi dosis ketiga atau booster, setelah dua hari lalu berhenti karena pasokan vaksin tidak ada.

“Begitu kemarin malam datang seluruh fasilitas kesehatan (faskes) saya suruh ambil dan saya suruh mainkan semua. Teman-teman juga bersemangat,” jelasnya lagi.

Layanan vaksinasi di puskesmas dan rumah sakit di Kota Solo tersebut tidak hanya melayani vaksinasi booster saja tetapi juga vaksinasi primer dosis pertama dan kedua. Untuk lebih menjangkau masyarakat yang belum mendapatkan vaksin,  saat ini layanan vaksinasi tidak terbatas hanya warga Kota Solo yang dibuktikan dengan KTP Solo saja.

Advertisement

“Gak dibatasi hanya  KTP Solo saja tetapi ya jangan jadi kerumunan. Saya sudah minta  ke puskesmas atau rumah sakit jika ada yang datang terus harus ditunda, harus jelas kapan lagi dia datang ,” katanya.

Masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin booster hanya perlu datang langsung ke faskes atau rumah sakit. Untuk sau puskesmas, kuota yang disediakan antara 150 hingga 200-an sasaran.

“Gak ada undangan, wong diundang juga gak pada datang. Kita sosialisasikan dengan jejaring kita di kelurahan agar menginfokan kepada masyarakat,” katanya lagi.

Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa menambahkan saat ini vaksinasi primer dosis satu dan dua di Kota Solo sudah sangat tinggi. Tetapi antusiasme masyarakat untuk vaksinasi booster masih rendah.

“Kebanyakan lansia berfikir vaksinasi dua kali saja sudah cukup, kalau kita lihat antusiasme nya menurun jika dibandingkan vaksin satu dan dua,” pungkasnya. ***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement