Connect with us

Nusantara

Viral, 2 Anggota Polisi Satlantas Polres Jombang Pukuli Sopir Truk

Avatar

Diterbitkan

pada

Tangkapan layar video viral. (Instagram @romansasopirtruck)

FAKTUAL-INDONESIA: Seorang sopir truk menjadi korban pengeroyokan 2 anggota Satlantas Polres Jombang. Kasus pengeroyokan oleh oleh polisi berseragam yang menyebabkan luka memar di bagian wajah sopir truk itu, viral di berbagai media sosial.

Dalam video yang diunggah Instagram @romansasopirtruck, terlihat oknum Polantas itu menaiki truk dan memukuli bagian wajah sopir truk dan berusaha merebut kunci kontak. Sang sopir truk bahkan berteriak-teriak minta tolong. “Gimana ini maksudnya. Tolong tolong tolong, ini penganiayaan pak, jangan kayak gini pak. Apa-apaan ini, polisi kayak gini,” teriak sopir dalam video yang diunggah Senin, (11/4/2022).

Kronologis kejadian berdasarkan narasi yang ditulis di unggahan video itu bermula saat sopir truk diberhentikan polisi. Setelah dicek, ternyata buku KIR tidak ada dan STNK mati. Oleh sang sopir, polisi itu diberi uang Rp20 ribu dan diterima. “Habis itu pak polisinya mengembalikan STNK sambil marah-marah dan memukuli sopir seperti video ini,” tulisnya.

Dalam video kedua, sang sopir berkaus merah turun dari truk dan merekam wajah kedua anggota polisi yang menghentikan truknya. Salah satunya adalah oknum yang memukul sopir tadi. Sopir truk juga menunjukkan pipi kirinya yang terlihat memar bekas pukulan.

Kapolres Jombang, AKBP Moh Nurhidayat mengakui, polisi yang ada dalam video itu merupakan anggotanya. Video tersebut terjadi di jalan yang ada di kawasan Kecamatan Jombang. “Kita mengklarifikasi peristiwa viral di media sosial. Di mana ada perbuatan kekerasan yang dilakukan oleh anggota kami di lapangan terhadap saudara A,” ujarnya.

Advertisement

Menurut Nurhidayat, insiden itu bermula saat dua anggota Satlantas, Aiptu Imron Nugroho dan Aipda Agung Wisnu W, tengah berpatroli di wilayah Kecamatan Jombang dengan menggunakan mobil dinas. Saat melintas di Jalan Raya Desa Jabon, dua polisi lalu lintas itu berusaha menghentikan truk bernopol AB 8246 RK yang disopiri korban Choirul Affani, warga asal Klaten, Jawa Tengah.

Namun, truk berwarna biru tanpa muatan itu bukannya berhenti malah terus melaju. Akhirnya anggota terpaksa menghentikan paksa truk tersebut. Di situlah insiden pemukulan terjadi.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement