Connect with us

Nasional

Selamat Jalan Achmad Yurianto, Dokter Militer Eks Jubir Satgas Covid-19

Diterbitkan

pada

Achmad Yurianto. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA : Eks Jubir Satgas Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto meninggal dunia karena sakit. Dikabarkan Yuri, demikian sapaan akrabnya sejak lama menderita sakit kanker usus dan stroke.

Yuri adalah mantan jubir Satgas Penanganan Covid-19 yang kala itu informasinya soal penambahan penularan virus Covid-19 selalu ditunggu-tunggu masyarakat. Kini pandemi Covid-19 mulai melandai, namun Yuri sudah tiada.

Achmad Yurianto dilahirkan di Malang, 11 Maret 1962. Yuri menempuh pendidikan S1 Kedokteran di Universitas Airlangga, Surabaya, dan lulus pada 1990.

Selepas kuliah, Yuri mengawali karirnya menjadi dokter militer. Yuri kemudian bergabung menjadi Perwira Utama Kesehatan Daerah Militer V Brawijaya pada tahun 1987.

Di tahun 2008, Yuri dipercaya menjadi Wakil Kepala RS tingkat II Dustira, Cimahi, Jawa Barat. Kemudian diangkat menjadi Wakil Kepala Kesehatan Daerah Militer IV Diponegoro Semarang, hingga 2011 menjadi Kepala Dinas Dukungan Kesehatan Operasi Pusat Kesehatan TNI.

Advertisement

Yuri bergabung dengan Kementerian Kesehatan pada tahun 2015. Dilansir situs resmi Kemenkes, Yuri menjabat Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan sejak dilantik pada 9 Maret 2019.

Tahun 2020, pandemi virus Corona melanda Indonesia. Sehari setelah pengumuman kasus pertama pada 2 Maret 2020, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Yuri sebagai juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19.

Pada 15 Mei 2020, Yuri menerima penghargaan sebagai PR of The Year 2020 dari Economics Research and Consulting dalam acara Indonesia Corporate Branding PR Award 2020.

Lembaga pemberi penghargaan itu menyatakan telah melakukan riset dan penilaian sejak pertengahan Maret hingga awal April 2020. Kriteria penilaian adalah commercial, organizational, dan social pillar.

Kemudian, jabatan Yuri sebagai Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 berakhir. Dia digantikan oleh Wiku Adisasmito yang juga menjabat Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Advertisement

Ditanya usai tak lagi menjabat Jubir Satgas itu, saat itu Yuri mengaku ingin berfokus ke pekerjaannya sebagai Dirjen P2P. “Saya kembali ke tugas Dirjen P2P,” kata Yuri saat itu.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement