Nasional
Gempa Mengguncang Kota Padang Sidempuan Berkekuatan Magnitudo 5.3

Ilustrasi gempa Padang Sidempuan, 19 September 2024. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa magnitudo 5,3 mengguncang Kota Padang Sidempuan, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Kamis (19/9/2024) malam pukul 23.14 WIB. Gempa juga terdeteksi di Mandailing Natal dan Nias Selatan Sumatera Utara yang berjarak 99 kilometer arah timur laut dari pusat gempa.
BMKG juga melaporkan pusat gempa tersebut terletak di laut pada kedalaman 93 kilometer dengan koordinat 0.80 LU,98.68 BT atau berjarak 91 kilometer dari arah Barat Daya Padang Sidempuan. Namun gempa tidak berpotensi tsunami.
Baca Juga : Akibat Gempa, 81 Warga Alami Luka-Luka di Bandung dan 450 Orang Mengungsi
Masyarakat diimbau waspada dan tetap tenang serta tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya sampai hasil analisis peristiwa menyeluruh dilaporkan BMKG.
Hasil analisis tersebut biasa didapatkan masyarakat dengan cara mengakses aplikasi daring infoBMKG, media sosial infoBMKG, atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.
Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan magnitude 5,6 menguncang Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, Kamis (19/9/2024) pukul 16.45 WIT. Gempa dirasakan warga cukup kuat membuat warga panik dan berlarian keluar rumah.
Gempa tersebut berlokasi 2.23 LU, 128.68 BT, 47 km timur laut Daruba Morotai, dengan kedalam 10 km.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulau Morotai, dampak gempa tersebut sebanyak 22 rumah warga di tujuh desa mengalami rusak, yaitu Desa Rahmat, Desa Sambiki Baru, Desa Hino, Desa Sambiki Tua, Desa Mira, Desa Sangowo Barat, dan Desa Libano yang tersebar di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Morotai Jaya dan Morotai Selatan.
Baca Juga : Bandung Dilanda 26 Gempa Susulan, 82 Orang Terluka, Pemkab Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana
Pada Rabu (18/9/2024), gempa juga sempat mengguncang Bandung, Jawa Barat dan mengakibatkan sejumlah rusak serta ratusan orang mengungsi.***














