Connect with us

Nasional

Ikrar Kampus Kerukunan, Universitas Hindu Negeri IGB Sugriwa Bali Undang Camaba Muslim

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Ikrar Kampus Kerukunan, Universitas Hindu Negeri IGB Sugriwa Bali Undang Camaba Muslim

Rektor Universitas Hindu Negeri (UHN) IGB Sugriwa, I Gusti Ngurah Sudiana dan jajaran memberikan santunan kepada Yayasan Silaturrahmi Karangasem, Panti Asuhan dan Pondok Pesantren di Amlapura, Bali, Rabu (14/1/2026). (Humas UHN IGB Sugriwa).

FAKTUAL INDONESIA: Berikrar sebagai kampus kerukunan, Universitas Hindu Negeri (UHN) IGB Sugriwa, Denpasar, Bali, mengundang calon mahasiswa baru muslim dalam penerimaan mahasiwa baru tahun akademik 2026/2027.

Rektor UHN IGB Sugriwa I Gusti Ngurah Sudiana mengemukakan, UHN IGB Sugriwa bisa menerima mahasiswa muslim untuk kuliah di Fakultas dan Prodi Umum. Sebagai universitas, UHN memiliki berbagai Program Studi (Prodi) keilmuan umum, seperti PGSD, PGPAUD, Pendidikan Bahasa Inggris, Yoga Kesehatan, Industri Perjalanan, Kewirausahaan, Sains Informasi, Desain Komunikasi Visual, Informatika, dan akan membuka Fakultas Kedokteran.

Baca Juga : Larangan Judi Online, Rektor Universitas Hindu Negeri IGB Sugriwa Ajak Seluruh Umat Berkaca pada Nasib Pandawa

“Dengan adanya Fakultas dan Prodi Umum, UHN bisa menerima mahasiswa muslim yang ingin kuliah di UHN. Kampus kita juga berikrar sebagai kampus kerukunan,” kata Rektor UHN IGB Sugriwa I Gusti Ngurah Sudiana saat membuka Program Pengabdian Kemanusiaan Mahasiswa di Yayasan Silahturahmi Karangasem (YASSIKA) Panti Asuhan dan Pondok Pesantren di Amlapura, Bali, Rabu (14/1/2026).

Humas UHN IGB Sugriwa  seperti dilansir laman kemenang melaporkan, tampak hadir juga dalam kegiatan ini, Wakil Rektor III, Dewa Ketut Wisnawa, Direktur Pascasarjana, Relin D.E, dan jajaram civitas academica.

Baca Juga : Universitas Hindu Negeri IGB Sugriwa Kukuhkan Ida Bagus Gede Candrawan Sebagai Guru Besar ke-20

Program pengabdian kemanusiaan ini menjadi kegiatan perdana dilakukan mahasiswa UHN di Yayasan Pondok Pesantren. “Pengabdian Kemanusiaan ini merupakan bagian dari Pengabdian Kepada Masyarakat, bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi. UHN terus berkomitmen mencetuskan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” kata I Gusti Ngurah Sudiana.

Advertisement

“Kegiatan ini juga menjadi implementasi dari Asta Protas Bapak Menteri Agama dan bentuk nyata ekoteologi dan Moderasi Beragama,” sambung I Gusti Ngurah Sudiana.

Presiden BEM UHN, Pande Kadek Adyta menyampaikan bahwa Pengabdian Kemanusiaan yang dilaksanakan BEM ini untuk pertamakalinya dilaksanakan, kali ini mengusung tema ‘Together We Care, Together We Share” (Bersama kita peduli, bersama kita berbagi).

Baca Juga : Kado Hari Suci Nyepi, Kemenag Resmikan Widyalaya, Pendidikan Umum Bercirikhas Hindu

“Pada kesempatan ini, kita memberikan bantuan berupa bahan pokok, dana sosial, alat tulis, alat kebersihan bagi Yayasan Panti Asuhan dan Pondok Pesantren,” kata Pande Kadek Adyta.

Pande Kadek Adyta juga menjelaskan bahwa Yayasan Silahturahmi Karangasem (YASSIKA) Panti Asuhan dan Pondok Pesantren ini dihuni oleh 32 orang, terdiri dari 10 anak laki-laki, 12 anak perempuan, dan 10 pengelola Yayasan.

“Kami selaku BEM, berterimakasih kepada Rektor UHN dan jajaran, atas dukungan dan support pada setiap kegiatan BEM yang langsung menyentuh kehidupan sosial masyarakat khususnya di Bali,” terang Pande Kadek Adyta. ***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement