Connect with us

Nasional

Kebakaran Hebat Sumur Minyak Blora, Titik Api Utama Masih Berkobar Bahkan Sempat Merambat ke Bibir Sungai

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Kebakaran Hebat Sumur Minyak Blora, Titik Api Utama Masih Berkobar Bahkan Sempat Merambat ke Bibir Sungai

Kebakaran sumur minyak rakyat di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng), terus mendapat penanganan ekstra dari Tim Reaksi Cepat BPBD Blora, Jateng bersama tim gabungan

FAKTUAL INDONESIA: Titik api utama kebakaran hebat sumur minyak rakyat di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng) masih terus berkobar dan bahkan nyaris meluas ketika api merambat ke bibir sungai mengikuti aliran tumpahan minyak.

Namun gerak cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora, Jateng bersama tim gabungan mampu mengatasi api yang merambat di bibir sungai sehingga kebakaran tidak meluas.

Hingga saat ini petugas masih terus bekerja melakukan pemantauan dan pemadaman di titik kebakaran utama. Pemerintah daerah memastikan kebutuhan dasar pengungsi tercukupi dan situasi tetap terkendali.

Selain mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama tim gabungan, Pemkab Blora pun meminta bantuan Pertamina EP Cepu untuk ikut andil membantu memadamkan api.

“Api yang membakar sumur minyak rakyat memang sempat merambat hingga ke bibir sungai, menyusul tumpahan minyak yang ikut terbawa arus,” kata Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Blora Agung Triyono di Blora, Selasa.

Advertisement

Baca Juga : Kebakaran Sumur Minyak Blora Menuntut Korban, 3 Tewas dan 2 Kritis, Pertamina Kesulitan Memadamkan Api

Untuk mencegah kebakaran meluas, kata dia, tim gabungan melakukan isolasi lokasi, pemadaman, dan pendinginan di sekitar sungai, agar tidak merembet ke permukiman warga.

Selain itu, posko pengungsian dan dapur umum juga tetap beroperasi di balai Desa Gandu guna melayani kebutuhan ratusan warga terdampak.

“Alhamdulillah, situasi saat ini relatif kondusif. Api di aliran sungai sudah bisa dikendalikan, meskipun titik api di sumur masih dalam proses penanganan. Kami imbau masyarakat tetap waspada namun tidak panik,” ujarnya.

Berkat respons cepat tim gabungan yang terdiri dari BPBD, pemadam kebakaran, TNI, Polri, relawan, dan perangkat desa, kondisi di lokasi dapat dikendalikan.

Warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai pun diminta menjauh dari lokasi rawan untuk sementara waktu.

Advertisement

Penanganan Ekstra

Pemerintah daerah memastikan kebutuhan dasar pengungsi tercukupi dan situasi tetap terkendali.

Sementara itu Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Blora Mulyowati menyampaikan, api yang keluar dari sumur minyak rakyat tersebut cukup besar. Sehingga, perlu penanganan ekstra.

Baca Juga : Serangan Pesawat Nirawak Ukraina Picu Kebakaran Hebat di Depot Minyak Sochi Rusia

‘’Meskipun kejadian ini bukan pada sumur milik Pertamina EP Cepu Field, tetapi karena blow out api yang cukup besar dengan gas yang cukup tinggi, kami berkoordinasi dengan Pertamina dan meminta bantuan unit pemadam beserta timnya, untuk melakukan penanganan bersama Pemkab,’’ jelas Mulyowati.

Manager Communication, Relations, & CID Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina Rahmat Drajat mengatakan, pihaknya secara tanggap mengirimkan bantuan kendaraan dan personel pemadam ke lokasi.

Advertisement

Guna membantu memadamkan api di lokasi yang sebetulnya bukan titik milik Pertamina. ‘’Hal ini sejalan dengan prioritas Pertamina untuk mengutamakan keamanan dan keselamatan, serta atas dasar kemanusiaan,” katanya.

Ia juga menyampaikan, sumur minyak seharusnya dijalankan sesuai dengan prinsip-prinsip keselamatan. Serta, tetap patuh terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

‘’Hal ini guna terciptanya keselamatan, keamanan, dan kenyamanan, baik di lingkungan Perusahaan maupun masyarakat sekitar,’’ jelasnya. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca